Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga masyarakat kota Yogyakarta suarakan dukungan bagi gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Presiden di Pilpres 2024. Meskipun belum pernah secara langsung bertemu dengan sosok Ganjar Pranowo, warga sudah sangat mengetahui sosok Ganjar Pranowo yang humbel dan merakyat.
"Menurut saya dan teman-teman yang hadir di sini, Pak Ganjar orangnya supel dan merakyat dimata kita, itu yang muncul di benak kita walaupun kita belum ketemu langsung," ujar Anto Setyobudi salah satu perwakilan warga yang mendeklarasikan dukungan di Yogyakarta, kemarin.
Dengan berjalan kaki, ratusan warga masyarakat dari sejumlah kelurahan di Kota Yogyakarta, membawa bentangan spanduk bertuliskan dukungan bagi Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI. Menuju Kawasan Tugu Pal Putih Kita Yogyakarta.
Tak hanya spanduk, dalam aksi itu warga juga menggunakan kaso bergambar wajah Ganjar Pranowo. Anto Setyabudi, menambahkan, aksi ini sebagai bentuk dukungan Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI. Meski warga mengaku belum pernah bertemu secara langsung, sosok Ganjar Pranowo sudah sangat dikenal di Yogyakarta.
"Saya melihat Pak Ganjar merepresentasikan masyarakat Indonesia dan mampu melanjutkan pembangunan di era pemerintahan saat ini. Pemerintahan saat ini memiliki sikap yang merakyat, Pak Ganjar lebih merakyat lagi, ini yang saya rasakan ketika melihat beliau berkunjung dimanapun," tambahnya.
Warga mengaku, aksi ini adalah aksi spontanitas warga dan bukan perwakilan partai atau golongan tertentu.
"Kami tidak mewakili partai atau golongan tertentu. Ini murni dukungan dari masyarakat Yogyakarta. Sebetulnya hari ini kita tidak menargetkan berapa banyak yang bergabung, tapi respon dan animonya luar biasa, di luar dugaan. Ini menjadi wujud bahwa masyarakat sudah bisa mulai menilai dan melihat siapa pemimpin yang harus dipilih," ujar Anto.
Warga berharap dengan dukungan ini dapat menjadikan Ganjar Pranowo sebagai pemimpin bangsa di tahun 2024. Warga berharap akan sosok Ganjar Pranowo mampu membawa Indonesia ke arah perubahan yang jauh lebih baik.
"Harapannya Pak Ganjar nanti bisa memimpin bangsa ini dan tetap merakyat. Semoga juga Pak Ganjar bisa berkunjung ke tempat kami dan membuat kami lebih semangat dalam mendukung beliau," tutupnya. (OL-13))
Dukungan secara resmi diberikan melalui pemberian Surat Keputusan hasil rapat kerja AMS Kota Bandung
Co Captain Timnas AMIN Moh. Jumhur Hidayat mengemukakan, bangsa ini bangsa yang besar, dimerdekakan oleh orang-orang besar yang berhidmat pada orang banyak.
Sebelumnya, Jokowi bermain bola bersdama Kaesang dan Raja Juli
Deklarasi dukungan disampaikan Ketua Umum SBNI Wagimoen didampingi sejumlah pengurus pusat dan pengurus daerah SBNI kepada Co Captain Timnas AMIN Moh. Jumhur Hidayat.
Sikap netralnya telah disampaikan Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan, baik pada 30 Oktober 2023 ketika menjamu makan siang ketiga capres
Di Jombang, Co Captain Timnas AMIN Jumhur Hidayat menerima naskah Ikrar Deklarasi dan Manifesto Poros Buruh Untuk Perubahan Memastikan Kemenangan AMIN di Jawa Timur.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved