Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN petani di Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara memilih mengakhiri budidaya cabai merah karena anjloknya harga komoditas itu. Turunnya harga cabai tidak lagi dapat menutup biaya produksi. Pengamat ekonomi Sumatra Utara, Sumut Gunawan Benjamin mengatakan, saat ini cabai merah sudah menyentuh harga Rp13 ribu per kg di tingkat petani.
"Kondisi harga itu membuat sebagian petani di wilayah Deliserdang mencabut tanaman cabainya," kata dia, Sabtu (22/10).
Menurut Gunawan, harga cabai merah di tingkat petani harus di atas Rp18 ribu per kg, agar biaya produksi dapat ditutup. Dan margin juga
masih bisa diperoleh petani di tengah kenaikan harga pupuk dan pestisida.
Gunawan mendapat informasi bahwa para petani sudah menghentikan budidaya cabai merah pada sebagian areal tanam di Kabupaten Deliserdang. Penghentian budidaya dilakukan dengan mematikan tanaman menggunakan racun herbisida.
Petani mematikan tanaman meski tanaman tersebut masih produktif setidaknya hingga satu bulan ke depan. "Ini bukan pertanda bagus," ujar Gunawan.
Harga cabai merah dan cabai rawit menjadi komoditas yang paling besar mengalami penurunan harga belakangan ini. Mengacu data PIHPS, harga cabai merah di Kota Medan diperdagangkan pada kisaran Rp28 ribu per kg dalam sepekan terakhir.
baca juga: Harga Bahan Pokok di Klaten Stabil, Harga Cabai Terus Menurun
Padahal pada jauh sebelumnya harga cabai merah di Kota Medan masih berada di kisaran Rp29.900 per kg. Sementara di wilayah Sumatra Utara harga cabai merah anjlok sekitar 28%. Harga cabai merah di Sumut secara rata-rata turun dari kisaran Rp44 ribu menjadi Rp31.500 per kg. Padahal pada pekan lalu harganya masih di kisaran Rp35.550 per kg.
Gunawan melihat harga cabai merah di Sumut masih akan melanjutkan tren penurunan. Namun di berharap ini menjadi titik terendah penurunan harga cabai merah. Meski hal itu akan sulit terjadi karena pasokan cabai merah masih akan berlimpah.
Para petani di beberapa wilayah memang tengah memasuki masa panen akhir. Namun di beberapa daerah lain baru masuk masa panen.
"Harga cabai merah di beberapa daerah pinggiran Medan bahkan sudah ada menyentuh hingga Rp20 ribu per kg," imbuhnya. (N-1)
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved