Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bertemu Dubes Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Jateng, Selasa (4/10/2022). Dalam kesempatan tersebut, Ganjar menawarkan potensi investasi di berbagai kawasan industri yang ada di wilayah Jateng.
"Ini potensi yang bagus antara Indonesia dan Jawa Tengah dengan Uni Eropa maka kita harapkan kita bisa mengundang lebih banyak. Maka tadi kita tawarkan beberapa kawasan Industri yang menarik untuk bisa datang," kata Ganjar di lokasi.
Adapun, saat ini Jateng memiliki sejumlah kawasan Industri yang potensial untuk investasi. Seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kawasan Industri Wijayakusuma, Jatengland Industrial Park Sayung, Tanjung Emas Export Processing Zonez dan masih banyak lagi.
Ganjar mengatakan, berbagai kawasan industri tersebut menawarkan banyak hal kepada investor. Oleh sebab itu, Ganjar menyebut akan mengajak calon investor dari Uni Eropa untuk melihat kawasan industri tersebut.
"Jadi list of productnya ada, insentifnya kita ada, lokasinya kita ada, dan abis ini kita akan ajak mereka tour untuk melihat beberapa kawasan industri," imbuh Ganjar.
Ganjar mengatakan, peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng cukup pro-aktif dalam menumbuhkan lebih banyak investasi asing ini. Ganjar juga meminta Kadin Jateng menindaklanjuti pertemuan dengan Dubes Uni Eropa untuk Indonesia.
"Kawan-kawan Kadin cukup proaktif ya untuk bisa bekerja sama. Maka kita sampaikan kepada kawan-kawan Kadin juga untuk menindaklanjuti pertemuan ini," katanya.
Ganjar berharap, Jateng bersama Uni Eropa bisa menjalin kerja sama yang dapat membangun perekonomian menjadi lebih baik. Ganjar berharap, ke depannya investasi akan semakin banyak berdatangan ke Indonesia, khususnya Jateng.
"Mudah-mudahan sih nanti netes gitu ya, kemudian melahirkan kerjasama yang lebih baik dan kemudian investasinya lebih banyak," pungkasnya.
Sebagai informasi, Jateng di bawah kepemimpinan Ganjar sedang serius menarik investasi asing. Terbaru, brand pipa asal Belanda, Wavin Group, membangun pabrik di KITB dengan nilai investasi sebesar USD 125 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun. (OL-13)
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026 yang dapat memengaruhi distribusi logistik dan operasional tambang.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
PT SEG Solar Manufacturing Indonesia, produsen terkemuka photovoltaic asal Amerika Serikat, akan memulai operasional pabriknya, pada April 2025.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah menetapkan skema baru Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk periode 2025.
Dalam upaya mewujudkan visi besar kota mandiri dan modern, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) meluncurkan zona komersial dan residensial terbaru.
PT Kawasan Industri Terpadu Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Perjanjian Sewa Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) dengan tiga perusahaan multinasional.
Dengan komitmen tinggi untuk memberikan fasilitas terbaik dan kemudahan berinvestasi, KITB berupaya mengukuhkan posisinya sebagai kawasan industri unggulan di Asia Tenggara.
Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 41,32 hektare dengan total investasi senilai US$500 juta dan diproyeksikan selesai pada kuartal kedua tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved