Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELARIAN Arman Pohan dari kasus pembunuhan selama dua tahun terhenti setelah kaki kanannya diterjang timah panas polisi.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Komisaris Teuku Fathir Mustafa mengatakan pihaknya telah berhasil menangkap Arman Pohan di Kabupaten Padanglawas (Palas), Sumatra Utara. Penangkapan diwarnai dengan tindakan penembakan oleh petugas.
"Pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur karena melawan saat ditangkap petugas," ujarnya di Medan, Minggu (2/10).
Arman sudah buron sejak 2022, tetapi seminggu yang lalu polisi mendapat informasi keberadaannya. Dia terdeteksi sedang berada di kampung halamannya di salah satu daerah di Kecamatan Sosa, Palas.
Personel Satreskrim Polrestabes Medan pun melakukan pengejaran ke sana. Saat akan menangkap Arman, petugas sempat mengalami hambatan karena dia bersembunyi di tengah kebun sawit.
Areal perkebunan tersebut tidak memungkinkan dilalui kendaraan petugas, ditambah lagi ketiadaan sinyal telepon. Namun penangkapan berhasil dilakukan petugas meski harus melepaskan tembakan.
Arman roboh setelah peluru polisi menghujam kaki kanannya. Kini dia berhadapan dengan proses hukum atas kasus pembunuhan berencana.
Baca juga: Sekda NTT Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Arman terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup karena disangkakan menjadi otak pelaku pembunuhan berencana terhadap Henri alias Go Ahen.
Henri yang semasa hidup bekerja sebagai agen jual beli mobil di Kota Medan ditemukan tewas di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, pada 15 Mei 2022.
Setelah melakukan pengusutan, polisi meyakini korban tewas dua hari sebelum jasadnya ditemukan. Hantaman palu dan sekop berulang-ulang menjadi penyebab kematian korban.
Polisi kemudian meyakini pembunuhan itu melibatkan dua orang pelaku dan salah satunya sudah ditangkap pada Mei 2022 lalu. Pelaku yang sudah ditangkap sebelumnya bernama April Andi Harahap, 22, adik ipar Arman.
Dari hasil pengusutan, polisi juga meyakini pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya. Dalam kejahatan ini, Arman juga menjual mobil
milik korban.
Menurut Fathir, pelaku melakukan pembunuhan karena merasa sakit hati terhadap korban. Pelaku mengaku merasa sakit hati karena korban
tidak memberi komisi penjualan mobil sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. (OL-16)
RS di Indonesia kini mulai mengaplikasikan green hospital, konsep rumah sakit ramah lingkungan yang mengedepankan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan kenyamanan pasien.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
KOMISI I DPRD Kota Medan berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat untuk mengusut dugaan penyalahgunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah oleh oknum Camat.
Peluncuran rumah contoh menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung wujud hunian yang ditawarkan.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved