Jumat 23 September 2022, 18:11 WIB

DIY Ingin Menarik Lebih Banyak Wisatawan Jerman

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
DIY Ingin Menarik Lebih Banyak Wisatawan Jerman

ANTARA/DOK.TWCB
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier (tengah) saat mengunjungi kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jumat (17/6).

 

POTENSI wisatawan asal Eropa untuk datang ke Daerah Istimewa Yogyakarta cukup besar. Karena itu, keikutsertaan Pemerintah DIY di ajang Indonesia Festival Frankfurt (IFF) 2022, 16-18 September 2022, diyakini bisa menarik lebih banyak wisatawan Eropa berkunjung ke Tanah Air, khususnya ke Yogyakarta.

"Banyak juga diaspora yang menetap di Jerman. Mereka tertarik sekali datang ke Yogyakarta," ujar Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY ditemui di Stasiun Yogyakarta, Jumat (23/9).

Selain itu, kata Singgih, warga Jerman yang bukan diaspora juga banyak yang tertarik untuk berkunjung ke Jogja.

Ia menambahkan, berdasarkan data 2018, kunjungan wisatawan mancanegara asal Jerman di DIY berjumlah 18.874 orang dan meningkat pada 2019 menjadi 19.630 orang. Pada masa pandemi covid-19, wisman asal Jerman yang berkunjung ke DIY berjumlah 3.485 orang di 2020, dan hanya 29 orang di 2021.

Keikutsertaan DIY dalam IFF 2022 lalu juga sekaligus memberikan informasi terbaru terkait pariwisata di DIY kepada para agen wisata di Jerman. Pihaknya akan mengundang para agen perjalanan di Jerman untuk datang ke DIY saat ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang akan dilaksanakan pada awal 2023 mendatang.


Baca juga: Bandung Zoo kini Miliki Kompleks Kura-Kura


"Wisatawan Eropa tertarik pada alam dan budaya. Mereka menyukai hal-hal yang berkaitan dengan heritage, baik tangible maupun intangible," kata dia.

Tidak hanya foto-foto, wisatawan Eropa cenderung senang bisa melakukan aktivitas langsung.

Daya tarik utama bagi wisatawan asal Eropa, lanjut dia, masih tiga destinasi, yaitu Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Yogyakarta.

Selain itu, paket wisata bagi wisman juga ada yang menyertakan kegiatan di desa wisata, seperti Ngelanggran dan Tinalah.

"Kunjungan wisatawan Eropa biasanya dari Juli hingga menjelang mendekati tahun," papar dia.

Mereka banyak yang berasal dari Belanda, Jerman, dan Prancis.

Singgih optimistis, wisatawan asal Eropa akan jauh lebih baik dari 2021. Pergerakan wisatawan asal Eropa ke Jogja sudah tampak terasa mulai Juli 2022.

Ia menambahkan, akses transportasi yang semakin bagus, baik udara, darat, maupun kereta api akan memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta.

Berbagai agenda juga akan digelar untuk menarik minat wisatawan datang ke kota pelajar tersebut, salah satunya Ngayogjazz yang akan digelar pada November 2022. (OL-16)

 

Baca Juga

MI/Bayu Anggoro

Bobotoh Keluhkan Sistem Distribusi Tiket yang Menyulitkan Komunitas

👤Naviandri 🕔Kamis 29 September 2022, 11:40 WIB
MASSA pendukung (bobotoh) Persib menuntut manajemen untuk mempermudah sistem distribusi tiket bagi komunitas. Sebab sistemnya malah...
MI/MITHA

Pemda Sigi Gelar Dzikir Akbar Mengenang Peristiwa 28 September 2018

👤Mitha Meinansi 🕔Kamis 29 September 2022, 10:48 WIB
Gempa dan likuifaksi, empat tahun silam, selain menyebabkan ribuan orang meninggal dunia, hilang dan luka-luka, juga mengakibatkan rusaknya...
YouTube: Sekretariat Presiden

Ibu Negara Iriana Jokowi Hadiri Konser Suara 1000 Sasando di Labuan Bajo

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 07:05 WIB
Konser Suara 1000 Sasando ini berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) atas pagelaran dengan pemain sasando terbanyak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya