Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon belum menerima petunjuk pelaksana (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) terkait penggunaan dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil untuk bantuan sosial (bansos) dan pengendalian inflasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan hingga kini mereka belum menerima petunjuk pelaksana dan teknis untuk penyaluran dana tersebut. "Padahal sudah kami siapkan di perubahan APBD kemarin di belanja tak terduga," tutur Agus, Senin (19/9).
Dana yang dialokasikan dari dana alokasi umum dan bagi hasil tersebut sebesar Rp3,4 miliar. "Kalau sudah ada, kita geser ke perangkat daerah," tutur Agus. Ada empat skema penyaluran dana tersebut yaitu skema bansos, penciptaan lapangan kerja, subsidi transportasi dan bansos lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Andi Armawan, pasca penyesuaian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), bantuan langsung tunai direncanakana akan menyasar pelaku transportasi. "Hingga kini kami juga belum menerima juklak dan juknisnya," tutur Andi.
Sembari menunggu petunjuk pelaksana dan teknisnya, mereka juga melakukan pendataan terhadap pelaku transportasi yang dinyatakan bisa menerima bantuan, yaitu ojek online (ojol) dan angkutan kota (angkot).
Untuk angkot, lanjut Andi, mereka berkoordinasi dengan organda Cirebon untuk mendapat nama pemilik angkot by name by address. Yaitu diperuntukkan bagi yang warga yang beralamat di Kota Cirebon. Sedangkan untuk ojol, saat ini juga tengah dilakukan pendataan. Sejumlah mitra
dari 6 aplikator. Hanya saja, lanjut Andi, diperlukan verifikasi terlebih dahulu.
"Karena ada saja yang mendaftar di dua aplikasi. Misalnya, ada yang daftar di gojek tapi juga mendaftar di grab atau sebaliknya," tutur Andi. Ada pun 6 aplikator tersebut yaitu gojek, grab, maxim, shopee food, Nujek, dan komunitas keluarga besar online Cirebon roda dua (KBOCR). (OL-13)
Baca Juga: Masyarakat Sumsel Diminta Bijak Manfaatkan Bansos Dari ...
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
KINERJA serapan anggaran daerah menjadi sorotan pemerintah pusat, juga publik. Pasalnya, masih banyak pemerintah daerah (pemda) yang mengendapkan dana belanja di bank.
PEMERINTAH mengalokasikan dana sebesar Rp25,7 triliun untuk menggaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2023.
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah telah menganggarkan kelanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada tahun 2024 mencapai Rp45,7 triliun.
Pemerintah hingga Juni 2023 telah melakukan transfer ke daerah sebesar Rp364,1 triliun, 44,7% dari target transfer tahun 2023.
PENJABAT (Pj) Bupati Lembata, NTT, Marsianus Jawa, mengaku sulit mengatasi defisit ABPD II, yang disebabkan pinjaman daerah PEN yang bergulir akhir 2022.
Gaji untuk PPPK guru sudah dihitung ke dalam DAU yang ditransfer setiap bulan ke seluruh pemda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved