Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH daerah di Jawa Tengah minta warganya untuk mewaspadai meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai dampak terjadinya perubahan musim yang saat ini terjadi, jumlah korban DBD mulai meningkat.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (16/9) perubahan musim saat ini mendorong munculnya gangguan kesehatan, salah satu adalah kembali maraknya kasus DBD di beberapa daerah di pantura Jawa Tengah akibat berkembang baiknya nyamuk aedes eegepty.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan setempat meminta warga untuk mewaspsdai berkembangbiaknya nyamuk aedes aegepty tersebut dan mulai meningkat jatuh korban terserang DBD. "Kita minta warga mulai waspada engan melakukan 3M untuk mengantisipasi DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Siti Zuraidah.
Pada bulan ini, demikian Siti Zuraidah, di Kota Salatiga sudah dilaporkan ada 28 kasus DBD yang menyerang kelompok usia 1-4 tahun (3 kasus), 5-14 tahun (17 kasus) dan 15-44 tahun (8 kasus)
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Joko Budi Heri Santoso secara terpisah mengatakan serangan penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegepty di daerahnya terus meningkat, kurun waktu tahun 2022 ink sudah terdapat 336 orang terserah DBD dan 10 orang meninggal dunia.
"Ada peningkatan kasus sebanyak 45 orang, ini berdasarkan data pasien DBD dirawat di beberapa rumah sakit di Kabupaten Blora," ungkap Joko Budi Heri Santoso.
Sementara itu di Kota Semarang tercatat hingga bulan Agustus lalu terdapat 644 orang selamat tahun 2022 terserang DBD dan 28 orang diantaranya meninggal dunia. "Sebagian besar kasus DBD menyerang anak-anak," ujar Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Semarang Nur Dian Rakhmawati.
Berdasarkan data yang ada, menurut Nur Dian Rakhmawati, kasus tertinggi di Kota Semarang terjadi di Kecamatan Tembalang yakni 91 kasus, disusul Banyumanik 78 kasus, Ngaliyan 76 kasus, Semarang Barat 56 kasus, Pedurungan 57 kasus dan Semarang Utara 56 kasus dengan rata-rata belasan orang terkena DBD per pekan.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid juga mengingatkan warganya untuk mewaspadai mulai terjadinya serangan DBD pada saat ini, terjadinya perubahan musim menjadikan banyak berkembang biak nyamuk aedes aegepty di berbagai wilayah. "Saya minta segera dilakukan penyemprotan secara massal dan warga tetap waspada dengan lakukan 3M serta hubungi call center 112 jika ada warga terserang DBD membutuhkan pertolongan cepat," kata Achmad Afzan Arslan Djunaid. (OL-13)
Baca Juga: Lewat Program RSS, Ganjar Percepat Kurangi Angka Kemiskinan di Jateng
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved