Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat tiga rumah rusak berat dan puluhan lainnya terancam akibat banjir dan longsor yang melanda Desa Karyamukti, kabupaten setempat.
Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo di Cianjur, Senin (12/9), mengatakan, banjir dan longsor melanda Kampung Gunung Padang, Desa Karyamukti, saat hujan deras melanda sebagian besar wilayah Cianjur sejak siang hingga Senin petang. Warga diimbau waspada dan segera mengungsi.
"Relawan yang disiagakan langsung melakukan evakuasi warga ke sejumlah titik yang dinilai aman dari jangkauan banjir dan longsor yang terjadi nyaris bersamaan. Banjir setinggi 20 sentimeter menggenangi sekitar 11 rumah yang pemiliknya sudah lebih dahulu diungsikan," katanya.
Sedangkan tiga rumah yang rusak berat sebelumnya sudah ditinggalkan pemilik untuk mengungsi ke rumah sanak saudaranya yang jauh dari jangkauan banjir dan longsor, sehingga tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian itu.
Baca juga: Baznas Klaten Gelar Pernikahan Massal di Masjid Raya
Pihaknya menyiagakan puluhan relawan dibantu aparat TNI/Polri guna membantu warga untuk menyelamatkan barang berharga yang ada di dalam rumah. Namun, hanya sebagian kecil yang mengungsi untuk sementara, karena rumah mereka rusak berat dihantam longsor, tercatat 6 jiwa mengungsi ke rumah saudaranya.
"Kami mengimbau agar warga waspada dan segera mengungsi jika melihat tanda alam akan terjadi bencana susulan, terlebih menjelang malam karena curah hujan sejak satu pekan terakhir masih tinggi saat sore hingga tengah malam," katanya.
Koordinator lapangan PMI Cianjur Deni S mengatakan pihaknya masih melakukan pengawasan dan pendataan di lokasi bencana yang menimpa belasan rumah warga di Kampung Gunung Padang. Tiga rumah rusak berat dan tidak dapat dihuni untuk sementara dan belasan lainnya terancam.
"Kami tetap mendampingi dan membantu warga membersihkan rumahnya yang kemasukan air dan lumpur. Untuk malam ini, kami siagakan lima orang relawan untuk penanganan cepat ketika terjadi bencana alam susulan," katanya. (Ant/OL-16)
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
TIGA hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok terutama daging sapi 19 Maret 2026 di Pasar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan yakni Rp180 ribu per kilogram.
Keberadaan cosplayer merupakan hak istimewa yang diberikan oleh pemerintah kota yang harus dijaga keberlangsungannya.
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved