Jumat 09 September 2022, 20:20 WIB

Potensi Desa Wisata Barania Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja 

mediaindonesia.com | Nusantara
Potensi Desa Wisata Barania Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja 

Ist
Saat tiba di Desa Wisata Barania yang terletak di Sinjai, Sulsel, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf Indra Ni Tua disambut warga.

 

Pada Kamis (8/9), Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 menyambangi Desa Wisata Barania. Desa yang terletak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel),tersebut masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik ADWI Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun ini. 

Kali ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berhalangan hadir.

Mas Menteri -sapaan Sandiaga- digantikan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua. Rombongan disambut hangat dan antusias oleh masyarakat serta jajaran pemerintahan setempat.  

Direktur Tata Kelola menuju lokasi acara di Kampoeng Galung menggunakan Jeep. Rombongan disambut penampilan tari Paduppa. Kemudian dilanjutkan dengan sesi mendengarkan pemaparan dari pengelola desa wisata tersebut. 

Dalam sambutannya, Indra Ni Tua menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Mas Menteri dalam kesempatan tersebut karena tugas-tugas negara yang harus segera diselesaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Indra mengapresiasi prestasi Desa Wisata Barania.

”Nanti kawan kita dari Astra akan melakukan pendampingan selama satu tahun untuk Desa Barania yang telah masuk Anugerah Desa Wisata tahun 2022 sebagai 50 besar,” ujar Indra yang disambut riuh tepuk tangan masyarakat.  

Baca juga: 4 Desa di Sulsel raih Anugerah Desa Wisata 2022

Selain itu, Indra melihat perkembangan positif Desa Wisata Barania dibandingkan tahun lalu.

”Tahun lalu kita belum melihat kolam renang itu, sekarang sudah ada. Berarti memberikan dampak untuk kegiatan ekonomi. Baik bagi masyarakat sekitarnya, juga penduduk Desa Barani aini,” ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah menetapkan Desa Barania sebagai salah satu 50 desa wisata terbaik dari 3.500 desa wisata di Tanah Air.

”Ini tentu merupakan kehormatan Kementerian Parekraf terhadap Kabupaten Sinjai dan khususnya Desa Wisata Barania. Kita berharap mudah-mudahan dengan penetapan sebagai desa wisata ini kita bisa menjadikan desa wisata menjadi prioritas tujuan wisata Kabupaten Sinjai," papar Andi.

"Kami berharap mudah-mudahan bisa menjadi salah satu contoh untuk-untuk desa di Kabupaten Sinjai secara umum,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Indra Ni Tua melakukan beberapa kegiatan seremonial seperti menebar benih ikan di area sawah, berkunjung ke Galeri UMKM, menyaksikan tari Paggalung, berkunjung ke sentra UMKM, kemudian bertandang ke Camping Ground Pattiroang Highland menggunakan Jeep.

Dalam kesempatan itu, Indra Ni Tua juga melakukan pelepasan motor cross.

Desa Wisata Barania masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. 

Menurut sejarah, Desa Barania pertama kali dirintis oleh pendatang yang berasal dari Kerajaan Turungeng (Tomannurungnge) di Soppeng Sinjai Barat yang kemudian membentuk perkampungan dan dikenal dengan nama Desa Barania.

Terletak sekitar 8 km dari pusat Pemerintahan Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Desa ini menawarkan beragam pilihan wisata, mulai dari eksplor kekayaan alamnya hingga melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat setempat.

Pengunjung diberi kesempatan untuk menyelami langsung kehidupan di pedesaan dengan konsep live in, beberapa pilihan homestay yang dikelola secara mandiri oleh warga bisa jadi pilihan.

Kampung Galung adalah salah satu objek wisata buatan yang menjadi destinasi favorit. Di sana, wisatawan dapat melihat keindahan sawah terasering dangan angle foto yang sangat indah di segala arah terutama saat matahari terbenam. Harga tiket masuk cukup ekonomis, yaitu Rp 2.000 per orang,

Pengunjung juga dapat menyantap ikan khas Kampoeng Galung seperti ikan karper, nila, dan lainnya.

Terdapat pula fasilitas penunjang parawisata seperti warung yang menyediakan kopi dan aneka makanan, kolam renang yang airnya sangat jernih karena berasal langsung dari mata air.

Terdapat pula makam Puang Barania yaitu seorang pahlawan yang sangat berjasa bagi warga setempat.

Tak jauh dari lokasi makam juga ada salu’ barania (pancuran) yang dapat memberikan banyak manfaat seperti keberanian, kesembuhan bagi orang yang sakit, dan kemudahan dalam bepergian jika ada warga desa yang ingin bepergian jauh.

Ada pula destinasi Highland Camping Ground. Nuans hutan di sekitarnya dengan pemandangan hamparan sawah yang hijau di bawah area camping menjadi keunikan dari camping site ini.

Perjalanan ke camping ground bisa ditempuh menggunakan Jeep karena medannya yang menantang. Dan masih banyak lagi destinasi wisata menarik di sini. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK.MI

BPBD Solok Evakuasi Warga Terdampak Banjir

👤Yose Hendra 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:48 WIB
Terdapat 324 rumah yang terdampak banjir di Kelurahan Tanah Garam dan Kelurahan...
Dok, Kasoem Vision Care

Buka Cabang di Serang, Kasoem Vision Care Sediakan Pemeriksaan Penglihatan Secara Holistik

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:43 WIB
Adapun pemeriksaan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan...
Dok. Sahid Hotels & resorts

Sahid Hotels Beri Apresiasi Peserta Esports Piala Gubernur Jateng 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 20:33 WIB
Dalam kesempatan itu, Hotel Sahid Jaya Solo turut memberikan kontribusi positif berupa akomodasi bagi para calon pemenang Esports dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya