Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHASISWA Fakultas Hukum (FH) Universitas Syiah Kuala (USK), Ridea Oktovia, sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional. Mahasiswa angkatan 2019 itu, masuk top 3 Duta Peradilan Indonesia 2022. Pengumuman pemenang tersebut berlangsung di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Kamis (18/8).
Duta Peradilan merupakan program yang diinisiasi Divisi Hubungan Kelembagaan Mahkamah Agung (MA) bekerja sama dengan Emtek Digital. Ajang ini ditujukan untuk mencari simbol muda agar dapat menebarkan citra positif dan menghidupkan interaksi antar masyarakat dan MA.
Ridea Oktovia, Kamis (8/9), mengatakan, proses seleksi dimulai sejak 10 Juni 2022 sebagai tahap awal pendaftaran. Mahasiswa diminta membuat video yang berisi perkenalan diri dan perspektif mereka terhadap hukum. Dari seluruh peserta yang mendaftar, kemudian dipilih 2.573 mahasiswa yang berasal dari 330 universitas di seluruh Indonesia.
Baca juga: USK Minta Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah Lebih Rajin
"Seleksi dilakukan lagi hingga terpilih 100 besar dan mereka ditugaskan untuk membuat esai tentang penyelesaian masalah hukum dengan cara yang solutif," katanya
Kemudian, jumlah peserta dikerucutkan lagi menjadi 20 besar untuk selanjutnya peserta melakukan wawancara secara langsung dengan dewan juri.
Lalu, terpilih 8 besar finalis untuk melakukan karantina di Jakarta selama 8 hari. Dari proses itu, lalu dipilih 3 terbaik yang akan menjadi kandidat Duta Peradilan Indonesia 2022. Mereka adalah Deden Rafi Syafiq Rabbani (Universitas Padjadjaran), Ridea Oktavia (Universitas Syiah Kuala), dan Danang Rizky Fadilla Amanta (UAD).
"Alhamdulillah, saya berhasil menjadi salah satu dari 3 Besar Duta Peradilan Indonesia yang diberi kesempatan berorasi di hadapan Tamu Kehormatan dengan membawakan orasi Perma tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin," tutur Ridea..
Wakilnya Rektor III, Prof Mustanir menyampaikan, prestasi tersebut menambah daftar panjang kegemilangan capaian mahasiswa USK. Prestasi tersebut disyukuri keluarga besar USK.
Mustanir berharap, mahasiswa USK lainnya termotivasi untuk menciptakan sejarah dengan memenangi ragam kompetensi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Selamat untuk mahasiswa kami, Ridea, atas prestasinya. Masuk Top 3 untuk ajang yang diselenggarakan Mahkamah Agung sesungguhnya capaian yang membanggakan. Terus belajar, raihlah prestasi di setiap bidang yang ditekuni," ucap WR III USK. (OL-1)
FENOMENA gerhana bulan total 3 Maret 2026, diperkirakan mulai terjadi pada pukul 15.44 Wib dengan fase panumbra. Kementerian Agama Provinsi Aceh menyediakan 4 unit teleskop.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Satgas PRR Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat keluar dari tenda darurat sebelum Idul Fitri 2026
Ditambah lagi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras masih sering menghantui kawasan provinsi di ujung barat Indonesia itu.
Perubahan jalur jelajah akibat bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor juga diduga kuat mengubah pola pergerakan serta habitat alami gajah.
Diduga akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved