Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi V DPR RI Lasarus. Mengapresiasi rencana Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan mengaliri listrik bagi 56 Desa di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada tahun ini. Namun diharapkan program tersebut dapat ditingkatkan jumlahnya sehingga listrik juga bisa dinikmati oleh masyarakat yang bermukim di 71 Desa, daerah Ketungau, perbatasan Malaysia-Indonesia.
"Tolong listriki juga Desa-desa di daerah Ketungau, jangan sampai saudara-saudara kita yang tinggal di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia itu, merasa tidak diperhatikan, Hingga saat ini mayoritas Desa disana masih belum teraliri listrik," ujar Lasarus kepada wartawan, Jumat (26/8) di Jakarta.
Lebih lanjut, legislator daerah pemilihan Kalbar II itu, mengatakan, sebelumnya terkait permohonan pengaliran listrik di daerah Ketungau yang terdiri atas Kecamatan Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hulu. Telah disampaikannya kepada Pemerintah pusat melalui Kementerian/Lembaga terkait dan PT. PLN (Persero).
Baca juga : Anggota DPR Geram Anggota DPRD Pukuli Perempuan Di Palembang
"Karena memang sejauh ini, masalah listrik masih tergolong seperti barang mewah bagi masyarakat Ketungau khususnya. Untuk itu Pemerintah melalui PLN, harus segera mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan listrik disana," pintanya.
Sebelumnya, Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kalbar, menyatakan sepanjang tahun ini, PLN akan mengalirkan listrik ke 56 Desa di Kalbar, dengan total anggaran lebih kurang Rp. 197 Milyar.
"Di tahun ini kami akan melistriki 37 desa/dusun baru yang sebelumnya belum berlistrik, dan 19 desa/dusun lama yang perlu dilakukan perluasan jaringan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati listrik dari PLN," ungkap Manager UP2K PLN Kalbar, Dasrulsyah. (RO/OL-7)
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Bhakti menyebut hingga kini pihaknya telah memeriksa 65 saksi. Penyidik, kata dia, masih terus berupaya mengumpulkan sejumlah alat bukti.
Total ada 65 aksi dan lima ahli dimintai keterangan dan diketahui proyek ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara 62.410.523,20 USD (setara Rp1,350 triliun) dan Rp323.199.898.
Tessa mengatakan, penggeledahan telah dilakukan dari Jumat, 25 April 2025. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Wilayah terdampak banjir tersebut antara lain Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya.
Pemerintah memilih Provinsi Kalimantan Barat pada Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan Tahun 2024 untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan negara itu.
Dukungan bagi pengembangan UMKM lokal juga ditunjukkan dengan terus menjaga kualitas pelayanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved