Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Harian (Plh) Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Mansyur Hidayat tidak mengetahui tujuan penggeledahan dilakukan di Kantor Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, termasuk kepergian tersangka korupsi ke Jakarta saat ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya tidak tahu dan tidak mencari tahu penggeledahan itu, tanya langsung saja ke KPK dalam hal ini," ujar Mansyur Hidayat, Senin (15/8).
Penggeledahan oleh KPK terhadap sejumlah kantor di Pemalang, demikian Mansyur Hidayat, diperkirakan mencari barang bukti untuk melengkapi kasus yang kini sedang ditangani lembaga antirasuah tersebut, sehingga tidak mengetahui secara pasti karena sebagai pejabat masih berkantor di tempat lama sebagai Wakil Bupati Pemalang
Ditanya kepergian Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama beberapa pejabat dan staf, Mansyur Hidayat mengatakan juga tidak mengetahui karena tidak diajak maupun diberi informasi untuk itu, bahkan sast penangkapan terjadi dirinya sedang ada tugas sesuai disposisi dari bupati.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang Mochamad Agung Puntodewo secara terpisah mengatakan tim KPK datang dan lakukan penggeledahan di kantornya sejak pukul 09.30 WIB serta mengambil sejumlah barang bukti, namun sejauh ini tidak mengetahui apa yang dibawa.
Selain menggeledah ruang kantor, lanjut Mochamad Agung Puntodewo, petugas dari KPK tersebut juga melakukan penggeledahan ruang rapat. "Bahkan sempat melongok mobil dinas saya G 44 D, namun tidak mengambil apapun karena hanya ada Al Quran di mobil," ujarnya.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya, sebanyak lima anggota KPK Senin (15/8) melakukan penggeledahan sejumlah kantor di Kabupaten Pemalang yakni Kantor BKD, Kantor Bupati dan Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang yang sebelumnya tertutup setelah disegel bersamaan penangkapan Bupati Mukti Agung Wibowo bersama sejumlah pejabat dan staf.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemudian menetapkan beberapa pejabat yakni Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang Slamet Masduki yang baru sehari dilantik sebelum penangkapan, Komisaris PD Aneka Usaha Adi Jumal Widodo, Kepala BPBD Pemalang Sugiyanto, Kepala Dinas Kominfo Pemalang Yanuarius Nitbani, Kepala Dinas PUPR Pemalang Muhammad Saleh dan pejabat serta staf ASN maupun pegawai honorer. (OL-15)
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.50 WIB berada di pusat ekonomi Pemalang ini juga membuat lalu lintas padat dan kemacetan di ruas jalan utama,
DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyebut bus yang mengalami kecelakaan dan menelan korban jiwa di Tol Exit Pemalang, Sabtu (25/10), tidak laik admistrasi.
Hujan tangis menyambut kedatangan sejumlah korban kecelakaan bus wisata terguling di exit tol Gandulan, Kabupaten Pemalang.
Pasutri di Pemalang dibunuh oleh dukun pengganda uang dengan menggunakan kopi sianida.
Warga Desa Mereng, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan pasangan suami istri Muhammad Rosikhi,37, dan Nur Azizah Turokhmah,34, yang meninggal di atas batu.
MABES Polri menanggapi insiden bentrokan yang terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, saat pelaksanaan Safari Dakwah oleh Muhammad Rizieq Shihab pada Rabu (23/7) malam
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved