Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi BMKG Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah kembali mengeluarkan peringatan cuaca buruk. Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan potensi hujan deras masih potensial terjadi. "Sehingga potensi banjir, longsor, angin kencang dan sambaran petir masih terjadi," jelas Rendi.
Menurutnya, ada sejumlah kecamatan di Cilacap yang terancam diantaranya Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, Bantarsari, Kawunganten, Gandrungmangu, Kedungreja dan Sidareja. Kemudian di Banyumas ada Lumbir, Pekuncen, dan Cilongok. Kemudian di Purworejo yang perlu diwaspadai adalah Gebang, Loano, Kemiri, Bruno, Kutoarjo, Bayan, Kaligesing dan Purworejo.
"Sedangkan di Purbalingga ada Kecamatan Karangjambu, Karangmoncol dan Rembang. Kemudian di Banjarnegara adalah Kecamatan Pandanarum, Banjarmangu, Kalibening, Punggelan, Karangkobar serta Wanayasa," tambahnya.
Di Banyumas, hujan deras yang memicu kerusakan sejumlah ruang kelas di sekolah dasar (SD) di Desa Ramdegan, Kecamatan Wangon. Ada dua ruang kelas yang kini makin parah kondisinya, sehingga tidak dapat digunakan untuk proses kegiatan belajar dan mengejar. Gedung SD yang mengalami kerusakan parah adalah SD Negeri 2 Ciarus, Desa Randegan, Kecamatan Wangon.
Kepala SD Negeri 2 Ciarus Kusdiyanto mengatakan bahwa kerusakan dua ruangan kelas tersebut sudah cukup lama. Namun demikian, pada beberapa hari terakhir ketika terjadi hujan deras, maka kerusakan bertambah parah. "Kondisinya bertambah parah pada saat terjadi hujan lebat beberapa hari terakhir," kata Kusdiyanto, Senin (15/8).
Menurutnya, dengan rusaknya dua ruangan kelas di sekolah tersebut, maka para siswa dibagi dua masuknya. Untuk yang masuk pagi mulai jam 07.00 WIB hingga 10.00 WIB bagi anak kelas 1,2 dan 3. Sedangkan untuk kelas 4,5 dan 6, mereka berangkat jam 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. (OL-15)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved