Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES infrastruktur jalan ke sejumlah objek wisata di Kecamatan Cibeber dan Campaka Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kondisinya relatif sudah cukup bagus. Upaya penanganan dan pemeliharaan ruas-ruas akses jalan itu sebagai upaya meningkatkan jumlah wisatawan.
Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah 7 Cibeber, Haris Setiawan, mengaku terus memelihara kondisi akses jalan ke tempat-tempat wisata. Di lingkup UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah 7 Cibeber objek wisata yang cukup banyak diminati wisatawan di antaranya situs megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka serta Curug Cikondang yang disebut-sebut sebagai mini air terjun Niagara di Desa Sukadana Kecamatan Campaka.
"Alhamdulillah, kalau akses jalan ke tempat-tempat wisata di wilayah UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah 7 Cibeber sudah cukup bagus. Masih terus kita pelihara. Cuma yang jadi kendala saat ini rumput atau ilalang di bahu-bahu jalan yang cepat tumbuh. Biasanya dengan kondisi cuaca seperti ini, rumput atau ilalang cepat tumbuh," terang Haris, Kamis (11/8).
Pada bulan ini, sebut Haris, UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah 7 Cibeber menangani 4 titik ruas jalan. Lokasinya berada di titik ruas jalan Cikulit-Wangunjaya, Ciparay-Karyamukti, dan Karyamukti-Pal 2 di Kecamatan Campaka. Sedangkan di Kecamatan Cibeber, penanganan dan pemeliharaannya berada pada ruas jalan Songgom-Girimukti.
"Dari empat titik ruas jalan, yang diprioritaskan berada di Karyamukti karena akses jalan masih jelek. Yang kami tangani berada pada spot-spot yang kondisinya rusak atau bolong-bolong. Di setiap ruas yang kami tangani rata-rata 500-an meter. Alhamdulillah semua kerusakan pada empat titik ruas jalan sudah selesai dikerjakan," sebut Haris.
Secara keseluruhan, sebut Haris, total panjang jalan di 4 titik ruas yang ditangani selama Agustus lebih kurang 2 kilometer. Penanganan dan pemeliharaan jalan dilakukan dengan cara pengaspalan atau hotmiks. "Per ruas jalan kami menggunakan 10 ton hotmiks," pungkasnya.
UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah 7 Cibeber menangani infrastruktur jalan sepanjang lebih kurang 77 kilometer yang terbagi di 28 titik ruas jalan. Keberadaan jalannya tersebar di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Campaka. (OL-15)
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Presiden menekankan bahwa percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung bersifat vital demi memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved