Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara mengklaim penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Rally di kawasan Danau Toba telah mendorong tingkat hunian hotel di kawasan itu.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Kaiman Turnip mengatakan, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2022 di kawasan Danau Toba pada 5-7 Agustus 2022 telah berhasil mendorong tingkat hunian (okupansi) okupansi hotel.
"Tingkat okupansi naik sekitar 30%," ungkapnya, Senin (8/8).
Dia menjelaskan, peningkatan okupansi terutama terjadi di hotel-hotel yang berada di Parapat, Kabupaten Simalungun. Menjelang pelaksanaan event, okupansi hotel di kawasan Parapat mengalami peningkatan menjadi sekitar 75%.
Pada hari pelaksanaan event, okupansi menjadi 80-100%. Salah satu yang mengalami peningkatan okupansi adalah Hotel Khas Parapat.
Selama penyelenggaraan reli, okupansi hotel ini mencapai 75% dari biasanya sekitar 40%. Tingkat okupansi tersebut serupa dengan angka hunian di hotel itu pada saat weekend yang bahkan bisa mencapai 100%.
Kondisi sama dialami Atsari Hotel Parapat, yang mana tamu mengisi 40 dari 44 kamar yang tersedia di hotel itu selama reli berlangsung. Namun memang sebagian dari mereka tidak terkait event tersebut tetapi untuk berlibur.
Hotel Grand Tamaro Parapat juga mengalami peningkatan okupansi. Pada hari biasa, keterisian kamarnya hanya di kisaran 30%, tetapi selama pelaksanaan reli, okupansi naik hingga menjadi 80%.
Menurut Kaiman, peningkatan okupansi ini merupakan salah satu dampak ikutan (multiplier effect) dari penyelenggaraan reli, di sektor pariwisata. Hal itu memang menjadi tujuan lain dari pelaksanaan event di samping aspek olahraga, yakni mendorong kunjungan wisatawan.
Dampak positif dari pelaksanaan Kejurnas Rally 2022 ini membuat para pelaku pariwisata di kawasan Danau Toba berharap diadakannya kembali event serupa atau event olahraga lain di kawasan itu. Kaiman pun optimistis dengan suksesnya reli ini akan banyak event olahraga berikutnya yang akan digelar di kawasan Danau Toba.
Seperti pada bulan depan, yang mana Sumut akan kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan The Asia Pacific Rally Championship (APRC). Pada tahun depan, Sumut juga direncanakan menaja event serupa yang berskala lebih besar, yakni World Rally Championship (WRC).
Adapun reli di atas merupakan putaran III dan IV yang merupakan lanjutan dari putaran I dan II yang sudah dilaksanakan pada Desember 2021, juga di kawasan Danau Toba. Pada putaran ini rute sepanjang 132 kilometer di Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, menjadi lintasan pereli.(OL-13)
Baca Juga: Harga dan Ketersedian Bahan Pokok Di Sumbar Terkendali
Tahun lalu, Indonesia juga berhasil menorehkan prestasi, dengan memenangkan gelar juara di ajang tersebut.
Semua rangkaian kegiatan AFF U-16 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tngah berjalan lancar, tertib, dan kondusif.
Tahun ini World Coconut Day digelar di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mulai 21-25 September 2023.
Penerbitan aturan ini juga menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2009 Jo. PP No. 85 Tahun 2015 tentang Tempat Penimbunan Berikat.
Manajemen Jakpro membantah tudingan Ketua DPRD DKI Jakarta bahwa Ancol bakal merugi dengan adanya perhelatan Formula E.
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved