Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bandung melalui Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) menindaklanjuti kebijakan penghapusan tenaga honorer pada November 2023 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.
Kepala BKPP Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, di Bandung, Kamis (4/8), mengatakan, pihaknya akan memetakan jumlah pegawai non-aparatur sipil negara (ASN) di Bandung. Pasalnya, saat ini jumlah pegawai non-ASN sebanyak 18.000 orang.
"Nantinya ada 7.900 orang yang isi jabatan ASN, lalu ada 1.500 orang mengerjakan pekerjaan alih daya atau outsourcing, serta pekerjaan yang
sifatnya clerical sebanyak 8.800 orang," ujarnya.
Ketika disinggung terkait anggaran yang disiapkan untuk pegawai non-ASN ini, Adi menyebut anggaran itu tersebar di semua perangkat daerah.
"Hitungan sementara kami ada sekitar 18.000 pegawai non-ASN, soal anggaran itu tersebar di semua perangkat daerah," lanjutnya.
Adi juga menjelaskan pembagian outsourcing BKPP bakal bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk melihat bentuk outsourcing semisal pengemudi, petugas taman, dan kebersihan.
Baca juga: Pemkab Minahasa Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, berharap ketika akan ada penghapusan tenaga honorer dan berganti menjadi pegawai dengan perjanjian kerja, pelayanan publik tak terganggu dan ada kajian analisis beban kerjanya.
Mia, 30, salah satu tenaga honorer Pemkot Bandung berharap tenaga honorer seluruhnya bisa diberikan kesempatan untuk mengikuti tes CPNS dan minimal bisa diangkat menjadi PPPK (P3K) tanpa syarat.
Ia meminta khususnya kepada Pemkot Bandung bisa lebih bijak dan tidak memutuskan kontrak kerja begitu saja. Menurut Mia yang sudah 13 tahun jadi honorer bagian administrasi, jika harus dialihdayakan bukan berarti honorer tidak diberikan kesempatan terlebih dahulu untuk menjadi CPNS atau PPPK.
Mia yang lulusan pendidikan sarajana S1 itu pun merasa khawatir jika dialihdayakan akan lebih mudah diberhentikan. "Apakah ada jaminan
juga kita benar bisa dipekerjakan untuk ke depannya dan bisa dalam waktu yang lama oleh pihak ketiga tersebut," ujarnya.
Kini, dia bersama 20 tenaga honorer lainnya mengaku resah takut kehilangan pekerjaan. Menurut Mia, dari pada merekrut CPNS yang baru
belum tentu bisa membantu pekerjaan pemerintah, jadi lebih baik memanfaatkan yang sudah berpengalaman. (OL-16)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved