Kamis 28 Juli 2022, 11:30 WIB

Mobil Edukasi 'Wujudkan Indonesia Bebas Dengue' Hadir di Cirebon

mediaindonesia.com | Nusantara
Mobil Edukasi

Ist
Mobil Edukasi Enesis memberikan sosialisasi penerapan PHBS dan pencegahan DBD di SDN 1 Kramat, Kota Cirebon, Jawa Barat.

 

MOBIL Edukasi “Wujudkan Indonesia Bebas Dengue” telah resmi dilepas Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Dante Saksono, Direktur Promosi Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyaraka, dr Imran Agus, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis, serta Ryan Tirta Yudhistira, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis Indonesia pada awal bulan Juli 2022.

Destinasi pertama dari Mobil Edukasi ini adalah Kota Cirebon, Jawa Barat. Seperti yang diketahui hingga kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon hingga 23 Juni mencapai 1.099 orang.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Luqman Denianto, mengatakan, penyebab lonjakan kasus DBD ialah minimnya kesadaran masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Mobil Edukasi Enesis memberikan sosialisasi penerapan PHBS dan pencegahan DBD, di titik-titik seperti SDN 1 Kramat dan SDN Kartini 1, Pasar Kanoman, RSUD Gunung Jati dan Asia Toserba.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Cirebon, Ma'ruf Nuryasa ,yang hadir mewakili Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis  di SDN Kartini 1,2,4 dan 5 pada Selasa 26, Juli 2022.

Baca juga: Kasus DBD di Kota Bandung Meningkat

“Jawa Barat masih dalam 10 Provinsi tertinggi untuk DBD, kami apresiasi langkah dari Enesis ini, harapannya dengan edukasi ini makin banyak yang tahu bagaimana mencegah DBD,” kata Ma'ruf Nuryasa dalam keterangan pers, Kamis (28/7).

Selain itu harapan yang sama dihaturkan Kepala Sekolah SDN Kartini, Supriadi.

“Edukasi penerapan hidup bersih dan sehat serta pencegahan demam berdarah ini banyak manfaat bagi anak didik, guru serta warga sekolah lainnya” ujar Supriadi.

Heri Sutarno selaku Regional Sales Manager Jawa Barat menyatakan “ini kota pertama kami untuk kegiatan edukasi penerapan PHBS serta pencegahan dengue melalui PSN 3M Plus."

"Kami lihat antuasiasme anak-anak luar biasa menyambutnya apalagi saat tadi kegiatan uji ampuh nyamuk dengan Soffell, anak-anak berebut ingin mencoba,” ujar Heri.

Pencegahan DBD bisa dilakukan melalui PSN 3M Plus, yaitu menutup, menguras dan memanfaatkan barang bekas, plus nya itu bisa menggunakan obat anti nyamuk. 

“Seperti mengoles/menyemprot Soffell agar terhindar dari gigitan nyamuk sebagai perlindungan diri, Soffell lotion dan spray anti nyamuk tahan 8 Jam, saat ini ada varian baru Soffell Alamia penolak nyamuk dari daun alami, tidak lengket dan terasa sejuk dikulit juga bisa untuk anak-anak," papar Heri.

"Untuk proteksi dari nyamuk di ruangan, bisa menggunakan aerosol Force Magic dengan Formula 0,30 AE dan teknologi Synergist membunuh nyamuk hingga ke saraf nyamuk sehingga nyamuk mati tidak bangun lagi,” ujar Heri

Mengambil bagian dalam peringatan Asean Dengue Day 2022, Enesis menggalakan kampanye “Wujudkan Indonesia Bebas Dengue” yang akan dilaksanakan sejak Juli hingga nanti puncaknya di Hari Nyamuk Sedunia, 20 Agustus 2022 dengan program Mobil Edukasi. 

Untuk tahap awal, mobil edukasi ini akan menyasar Sekolah Dasar, Pasar, RS, MTI dan Ibu-ibu PKK di beberapa kota yaitu, Bandung, Cirebon, Yogya, dan Malang, dan nanti nya secara bertahap kami akan menyasar lebih dari 100 titik di seluruh Indonesia. (RO/OL-09)

Baca Juga

Metrotv/Fransiskus Gerardus Molo

Kunjungi Desa Terpencil, Aiptu Yoseph Harus Gotong Motor

👤Fransiskus Gerardus Molo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:00 WIB
Akses jalan itu dibuka sejak 2017 namun hingga kini belum diperhatikan. Akses jalan putus akibat diterpa Badai Seroja, pekan lalu, sehingga...
MI/Palce Amalo

Bank Indonesia NTT Lepas Ekspor Perdana Kacang Lurik Organik ke Jerman

👤Palce Amalo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:30 WIB
Ekspor perdana dilepas dari gudang Kantor Cabang PT Profil Mitra Abadi Cabang Kupang di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, yang ditandai...
ANTARA/Fransisco Carolio

Titik Api Bertambah 10 Kali Lipat, Sumut Siaga Karhutla

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 23:25 WIB
Sumut memiliki wilayah yang rentan mengalami karhutla karena memiliki 3,7 juta ha lahan hutan dan 261 ha lahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya