Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah (DBD) di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) mengalami kenaikan. Tercatat, ada sekitar 399 kasus baru DBD yang menyerang warga setempat dengan 1 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
Data itu didapat berdasarkan perhitungan dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung. Pada pertengah Juni 2022, Dinkes melaporkan ada 3.173 kasus DBD yang terjadi sejak awal tahun, dan hingga Juli 2022 bertambah menjadi 3.572 kasus DBD.
Pelaksana Tugas (Plt) Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Bandung, dr Intan Annisa Fatmawaty merinci, total orang yang meninggal akibat DBD kini menjadi 7 orang. Menurutnya, rata-rata kasus kematian ini menyerang anak berusia 1-9 tahun. Meskipun, kini tren kasusnya sudah mulai menurun dibanding awal tahun.
"Data yang kita lihat di Januari ini cukup tinggi, biasanya kasus DBD muncul musim penghujan atau pancaroba, makanya meningkat di akhir tahun sampai awal tahun," ujar Intan di Bandung, Senin (25/7).
Menurut Intan, adapun rincian kasus DBD di Kota Bandung yaitu terjadi pada Januari sebanyak 1.225 kasus, Februari 738 kasus dan Maret 457 kasus. Kemudian April 518 kasus, Mei 328 kasus dan hingga Juli bertambah 399 kasus dari tadinya 7 kasus pada pertengahan Juni 2022.
"Sementara, angka kematian DBD juga dilaporkan meningkat. Pada pertengah Juni 2022, Dinkes mencatat ada 6 orang yang meninggal dunia akibat DBD dan hingga Juli 2022 angka kematiannya bertambah total menjadi 7 orang," tambahnya.
Berdasarkan catatan Dinkes, kata Intan, sepanjang 2022, wilayah yang memiliki kasus DBD paling tinggi di Kota Bandung terdapat di Kecamatan Buahbatu. Dikatakan faktor yang mengakibatkan sebuah daerah rawan banyak kejadian DBD biasanya terjadi di wilayah padat penduduk.
Untuk terus mengupayakan pemberantasan DBD, Dinkes rutin mengedukasi masyarakat melalui keberadaan puskesmas. Para petugas puskesmas juga turut mengimbau masyarakat supaya menjaga kesehatan lingkungannya. "Baiknya juga tiap kecamatan punya kader jemantik, sehingga nanti dia keliling ke lingkungan penduduk untuk membantu petugas puskesmas melakukan pemeriksaan jentik nyamuk," tuturnya. (OL-15)
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved