Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kebakaran pabrik pupuk dan pestisida di Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepatnya Desa Bandungrejo Nomor 26, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menimbulkan asap tebal berbau seperti petasan yang menyelimuti Kota Semarang hingga radius 13 kilometer. Selain itu sejumlah pasien di rumah sakit turut dievakuasi.
Pemantauan Media Indonesia, Jumat (22/7), sejak pagi asap tebal menyelimuti Kota Semarang, terutama bagian timur hingga radius 13 kilometer. Warga cukup kaget karena asap beraroma seperti petasan. Mereka kemudian menyadari bahwa itu berasal dari asap kebakaran pabrik pupuk dan pestisida CV Saprotan Utama yang berada di Mranggen, perbatasan kedua daerah di Jawa Tengah tersebut.
Akibat kebakaran tiga bangunan gudang dan pabrik pupuk tersebut, puluhan pasien dan bayi yang baru lahir di RS Pelita Anugerah Mranggen, Kabupaten Demak, juga terpaksa dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat. Sebelumnya, pasien dilarikan ke masjid dan dijajar di pinggiran jalan karena ruang rawat inap diselimuti asap tebal.
"Ketika berangkat keluar rumah untuk berangkat kerja, saya kaget karena asap tebal menyelimuti dan beraroma petasan sepanjang jalan yang saya lalui," kata Lucky, 58, warga Telogosari, Kota Semarang.
Kepala Polres Demak Ajun Komisaris Besar Budi Adhy Buono mengatakan hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran pabrik pupuk dan pestisida CV Saprotan Utama di Jalan Raya Semarang-Purwodadi tersebut. Petugas masih melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan.
Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Pupuk dan Pestisida di Demak
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa dalam kebakaran tersebut, lanjut Budi Adhy Buono, kejadian itu berdampak cukup luas dan sempat menimbulkan kepanikan luar biasa, terutama tim medis dan pasien di rumah sakit bersalin itu. "Saya cukip sedih ketika melihat pasien dan bayi yang terpaksa dievakuasi," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik pupuk dan pestisida CV Saprotan Utama terletak di Desa Bandungrejo Nomor 2, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, yang tidak jauh dari perbatasan dengan Kota Semarang, terbakar Kamis (21/7), sekitar pukul 18.00 WIB. Bahkan kebakaran hingga tengah malam belum dapat dijinakkan.
Tiga bangunan pabrik berupa gudang dan tempat pengolahan pupuk habis terbakar. Saat kobaran api terus membesar, suara ledakan beberapa kali terjadi. Ini diduga karena banyak bahan kimia disimpan di gudang tersebut. (OL-14)
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan Jerman bakal bangun pabrik semikonduktor di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved