Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, secara resmi melaporkan kasus seorang bocah berusia 11, siswa kelas 5 Sekolah Dasar (SD) setubuhi kucing yang dipaksa oleh teman-temannya ke Polres Tasikmalaya. Pelaporan itu dilakukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, kasus yang telah terjadi di daerahnya berkaitan dengan seorang siswa kelas 5 SD di Kabupaten Tasikmalaya yang dipaksa oleh teman-temannya untuk menyetubuhi kucing dan divideokan.
Korban pun tidak berani melaporkan aksi perundungan tersebut hingga sakit lalu meninggal dunia dalam perawatan. Atas kejadian itu, tim KPAID pun secara resmi laporkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tasikmalaya.
"Dalam laporan yang kami laporkan sejumlah barang bukti dugaan perundungan termasuk video berdurasi 50 detik yang mana sempat menyebar melalui pesan WhatsApp dan juga media sosial. Dalam pelaporan ini kami tidak bersama orangtua korban TT, 39, karena bersangkutan tidak mememungkinkan bisa hadir mengingat kondisinya yang masih berduka," kata Ato di Tasikmalaya, Kamis (21/7).
Baca juga: Siswa SD yang Dipaksa Temannya Setubuhi Kucing Alami Depresi dan Meninggal
Ia mengatakan, pelaporan yang dilakukannya diharapkan menjadi pembelajaran untuk semua dan kejadian serupa tidak terulang lagi, apalagi peristiwa itu sangat memprihatinkan yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.
Para pelaku perundungan diketahui berjumlah empat orang yang merupakan teman sebaya korban, dan salah satunya merupakan siswa SMP.
"Dalam kasus ini, KPAID juga tetap akan mendampingi para terduga pelaku agar tidak menjadi korban perundungan ke depannya. Adapun korban yang meninggal karena depresi karena trauma dan tidak bisa makan minum kini sudah dimakamkam oleh keluarganya," terangnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ajun Komisaris Dian Purnomo mengatakan, sebelum menerima laporan dari tim KPAID, jajaran kepolisian sudah menerjunkan anggota ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.
Dian mengatakan, pihaknya akan menangani kasus perundungan yang melibatkan anak di bawah umur itu secara profesional, terutama mengedepankan penanganan hukum dengan memerhatikan kepentingan anak.
"Kami juga tadi bersama KPAID sudah turun ke lapangan terkait kasus perundungan tersebut. Kami meminta agar warga menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan untuk warga juga diminta supaya tidak menyebarkan video tersebut. Dan jika ada yang sengaja menyebarkannya ada ancaman pidana lima tahun," ungkapnya. (OL-16)
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved