Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH dua tahun pandemi covid-19 masyarakat dilarang beraktivitas yang melibatkan banyak orang, termasuk kegiatan keagamaan, kini larangan tersebut dilonggarkan. Masyarakat pun kembali dapat beraktivitas seperti pada perayaan Idul Adha 1443 H ini.
Jemaah Masjid Darussalam Saditan, Kabupaten Brebes, menggelar pawai obor, Sabtu (9/7) malam. Pawai obor yang diikuti sekitar 500 orang ini berlangsung meriah. Selain pawai obor, juga ada kesenian tradisional burok. Pawai berkeliling di lingkungan Masjid Darussalam dengan menempuh jarak 3 km.
Ketua Panitia Pawai Obor Aji Syahbana menyampaikan pawai obor ini sebenarnya kegiatan rutin masyarakat lingkungan masjid. Namun selama pandemi 2 tahun terpaksa dihentikan. "Setelah ada lampu hijau dari pemerintah, kita adakan lagi kegiatan ini," ujar Aji.
Ia menyampaikan pawai obor ini bagian dari syiar Islam, yang diikuti masyarakat dan jemaah masjid Darussalam serta santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tanwirul Qulub. "Kolaborasi masyarakat di sekitar masjid sangat luar biasa guyub. ke depan akan tetap kita agendakan lebih meriah lagi," terang Aji.
Salah satu peserta pawai obor, Ubaid mengaku senang mengikutinya. apalagi setelah 2 tahun berhenti, dia merasa gembira. "Ya senang sekali, banyak yabg ikut, kalo ada lagi pasti saya ikut," ucap Ubaid. (OL-15)
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Akibat kejadian itu, para korban langsung dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved