Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) memperkenalkan minyak makan merah pada Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja Kepala Negara di Kota Medan. Produk tersebut merupakan inovasi terbaru hasil penelitian PPKS.
Ikut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menkop UKM Teten Masduki, Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Minyak Makan Merah adalah produk turunan minyak sawit yang berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional yang bisa membantu mencegah stunting atau kekerdilan. Minyak Makan Merah tidak hanya bisa berfungsi untuk menggoreng, tetapi bisa juga sebagai suplemen untuk membantu masyarakat mencegah stunting.
"Hal itu karena nilai gizinya sangat besar dibanding minyak goreng di pasaran," kata Kepala PPKS Edwin Lubis.
Dia mengatakan, keunggulan dari Minyak Makan Merah terletak pada nilai gizi dan kandungan pro-vitamin A dan E yang lebih tinggi dari minyak goreng pada umumnya. Dalam pengolahannya, PPKS menggunakan teknologi sederhana dengan mempertahankan nutrisi di dalamnya.
Kepada Presiden, Edwin menjelaskan, produksi Minyak Makan Merah dapat dikembangkan oleh koperasi dan UMKM karena nilai investasinya lebih kecil dari pabrik minyak goreng komersial. Bila dibangun di sentra atau daerah-daerah pedesaan, biaya logistiknya juga kecil, bahkan bisa jadi, tidak ada sama sekali.
Baca juga: Minyak Makan Merah Bisa Bantu Cegah Stunting
Kendati demikian, Edwin mengakui masih butuh edukasi dan sosialisasi yang lebih luas dan intens mengenai produk ini di tengah masyarakat. Hal itu lebih karena adanya perbedaan warna yang signifikan antara Minyak Makan Merah dengan minyak goreng pada umumnya. Karena itu dia meminta dukungan semua pihak untuk ikut membantu menyosialisasikannya ke tengah masyarakat.
Edwin yakin produk inovasi ini dapat menjadi salah satu solusi dalam pemenuhan gizi bagi masyarakat Indonesia.(OL-5)
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan program bantuan pangan tetap melibatkan banyak pihak, mulai dari Komisi IV DPR RI, BPKP, sampai BPK.
Cara menyalakan arang lebih mudah & cepat? Pakai minyak goreng! Tips ampuh bakar arang tanpa ribet, hemat, dan aman. Dijamin langsung nyala! lihat selengkapnya
SEJUMLAH orang kerap menggunakan air fryer untuk memasak makanan. Air fryer merupakan alat memasak yang bekerja dengan menggunakan sirkulasi udara panas
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved