Sabtu 02 Juli 2022, 13:37 WIB

Khofifah Berharap Kuota Haji untuk Indonesia Terus Meningkat

Mediaindonesia.com | Nusantara
Khofifah Berharap Kuota Haji untuk Indonesia Terus Meningkat

ANTARA
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

 

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap kuota ibadah haji untuk Indonesia pada tahun berikutnya bisa terus meningkat sehingga umat Islam yang berangkat ibadah ke Tanah Suci menjadi lebih banyak setiap tahunnya.

"Apalagi saat ini sudah sangat banyak yang masuk daftar antre, terlebih di Jatim," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (2/7).

Baca juga: Pemkot Sukabumi Komitmen Penuhi Indikator Kota Layak Anak

Tahun ini, kuota haji Indonesia mencapai 100.051 orang, kemudian beberapa hari lalu mendapat kuota tambahan sebanyak 10.000 orang dari Pemerintah Arab Saudi.

Khusus di Jatim, pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini total yang berangkat dari embarkasi Juanda sebanyak 16.585 orang, yang 148 orang di antaranya adalah petugas.

Seluruh jamaah tergabung dalam 38 kelompok terbang (kloter), yang pertama kali berangkat pada 4 Juni 2022, dan kloter terakhir 3 Juli 2022.

Sedangkan, untuk kedatangan jamaah haji dijadwalkan kloter pertama tiba pada 15 Juli 2022 dan kloter terakhir masuk Asrama Haji pada 14 Agustus 2022.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, Kabupaten Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah pendaftar haji paling banyak di Indonesia yang bisa diberangkatkan tahun 1443 Hijriah kali ini.

Sementara itu, jumlah pendaftar haji di Jatim terus bertambah. Yakni, sampai 21 Oktober 2021 sudah sebanyak 79.649 warga Kota Sidoarjo yang mendaftar haji dan menunggu keberangkatan ke Tanah Suci.

Ribuan jamaah calon haji Sidoarjo tersebut terdiri atas warga yang mendaftar haji reguler mencapai 77.639 orang, lalu haji khusus (dulu ONH Plus) sebanyak 2.010 orang.

"Haji khusus itu mereka para calon haji khusus mendaftar pada travel penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dengan biaya lebih tinggi, namun masa tunggunya lebih singkat. Rata-rata mereka telah menunggu selama 8–9 tahun,” ucap Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Gubernur, antusiasme masyarakat Jatim untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi, terutama setelah ibadah haji ditiadakan selama dua tahun karena pandemi COVID-19.

Berdasarkan data dari Kemenag Jawa Timur pada tahun 2021, lima kabupaten/kota di Jawa Timur tercatat menjadi penyumbang JCH terbanyak se-Tanah Air.

Kelima kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten Jember, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan.

“Minat warga Jatim untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi. Bahkan saat ini yang terus menanyakan kapan haji bagi warga di atas usia 65 tahun juga cukup banyak,” katanya.

“Kami optimistis bahwa ini akan menjadi penanda bangkitnya ekonomi Jatim di masa pandemi yang belum berakhir,” tambah orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut. (Ant/OL-6)

Baca Juga

MI/HO

Gobel Minta Pemda Serius Majukan Ekonomi Kawasan Perbatasan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 04:15 WIB
Gobel berkunjung ke Provinsi Kalbar dalam rangka kunjungan ke PLBN di Aruk, Sambas dalam kapasitasnya sebagai ketua Timwas Perbatasan DPR...
Dok. Pribadi

Sekwan DPRD Maybrat Ferdinandus Taa Dinilai Figur Tepat Jadi Penjabat Bupati Maybrat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:15 WIB
Sebagai putra daerah Maybrat, Ferdinandus Taa dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam kepemimpinan, mengenal wilayah dan seluk beluk...
ANTARA/Rony Muharrman

Polda Masih Buru Bos Judi Online Terbesar di Sumut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:05 WIB
Polda Sumut terus mencari bos judi online terbesar yang bernama ABK dan hingga kini tidak diketahui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya