Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM verifikasi Kota Layak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA) melakukan verifikasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/6). Verifikasi tersebut untuk memastikan pemenuhan hak anak berdasarkan 24 indikator dan 5 kluster yang ditetapkan pemerintah pusat.
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi berharap verifikasi bisa berjalan dengan lancar. Sehingga bisa memastikan komitmen Pemkot Sukabumi melindungi anak dari berbagai pemenuhan hak.
"Kami berharap verifikasi dokumen yang sebelumnya sudah diserahkan terdiri dari 24 indikator dan 5 kluster bisa berjalan dengan baik," kata Fahmi di sela penerimaan Tim Verifikasi KLA Kemen-PPA yang diketuai Elvi Hendrani di Balai Kota Sukabumi.
KLA merupakan satu di antara upaya mempersiapkan generasi terbaik. Hal itu sinergis dengan visi dan misi Pemkot Sukabumi memperkuat ketahanan keluarga.
"Dengan ketahanan keluarga akan lahir generasi-generasi terbaik," tuturnya.
Terdapat berbagai program inovasi yang diluncurkan Pemkot Sukabumi untuk mencetak generasi terbaik. Di antaranya program Ananda Sehat yang diluncurkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Program dokumen administrasi kependudukan ini merupakan layanan Kartu Identitas Anak dan Akta Kelahiran. Selanjutnya ada program Pos Mamah atau Posyandu Mapay. Program ini merupakan layanan langsung atau jemput bola bagi para ibu hamil yang dikhawatirkan tidak terlayani maksimal, terutama saat pandemi covid-19. Para petugas menyasar rumah-rumah warga yang terdapat ibu hamil maupun warga yang memiliki balita.
"Kami juga punya program Sukabumi Youth Planner yang melibatkan partisipasi aktif pada pelajar SMP, SMA, serta mahasiswa dalam perencanaan pembangunan pada Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, hingga di tingkat kota," ucapnya.
Baca juga: Belum Ada Satu Pun Kota Layak Anak di Indonesia
Usulan, masukan, maupun saran dari kalangan pelajar diharapkan bisa ditampung dan dijadikan bahan merancang konsep pembangunan. Termasuk juga program Sukabumi Creative Hub yang merupakan wadah menampung minat, bakat dan kreativitas kalangan milenial.
"Dengan adanya Sukabumi Creative Hub, Kota Sukabumi masuk tiga besar kota kreatif di Jawa Barat," ungkapnya.
Pada prinsipnya, sebut Fahmi, Pemkot Sukabumi berupaya menyalurkan berbagai kreativitas dan inovasi kalangan generasi muda. Sehingga mereka bisa mengeksplorasi minat dan bakat.
Pada sektor kesehatan, Kota Sukabumi juga memiliki layanan program Homecare. Program ini diimplementasikan dengan menempatkan satu orang perawat di satu kelurahan untuk menjangkau kalangan lansia, ibu hamil, maupun masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan. Pelaksanaannya dilakukan bekerja sama dengan organisasi profesi.
"Semua program ini untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan berbagai layanan. Kalau pun saat verifikasi nanti ada kekurangan, kami harapkan bimbingannya dari tim verifikasi untuk memperbaikinya," sebut Fahmi.
Sedangkan Tim Penggerak PKK juga tak mau ketinggalan berkontribusi melahirkan generasi terbaik. PKK memiliki program Sahabat Geulis, yaitu program gerakan literasi berbabis keluarga.
"Di Alun-alun ada pusat literasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama kalangan anak-anak. Kami juga punya sport center di setiap kelurahan yang bisa digunakan kalangan masyarakat berolahraga sebagai bagian meningkatkan mutu kesehatan," pungkasnya.(OL-5)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Penguatan SIMFONI PPA adalah upaya untuk menyamakan langkah dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam penanganan kasus perempuan dan anak.
Kecukupan air bersih di sejumlah lokasi pengungsian masih belum merata. Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi anak dan keluarga.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) menunjukkan jurang besar antara kasus yang dilaporkan dengan kasus yang sesungguhnya terjadi.
Kemen PPPA mendesak penguatan sistem pencegahan dan pemblokiran aplikasi yang berpotensi mengekspos anak pada judi online.
Dalam sistem perlindungan anak terdapat hubungan yang erat antara pemegang hak dan pengemban tugas (right holder dan duty bearer).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved