Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Dairi, Sumatera Utara terus melakukan berbagai langkah untuk memperkenalkan potensi wisata yang terletak di tepi Danau Toba serta berada di daerah ketinggian Bukit Barisan tersebut. Teraktual, Kabupaten Dairi menggelar program 'Semesta Dairi Memanggil'.
Keberagaman etnis yang mendiami Kabupaten Dairi seperti Pakpak, Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, Nias, Minang, Aceh, Jawa dan Tionghoa merupakan warisan budaya bangsa yang bernilai luhur yang membentuk identitas Kabupaten Dairi. Berbagai potensi wisata alam dan budaya ini yang merupakan aset yang sangat potensial untuk pengembangan kepariwisataan.
Dalam mengembangkan potensi besar ini, maka berbagai upaya telah dan sedang dilakukan, salah satunya adalah program Semesta Dairi Memanggil. Ini merupakan program penguatan destinasi paiwisata dan kebudayaan dengan cara menerapkan konsep promosi pariwisata dan kebudayaan dengan cara menerapkan konsep promosi pariwisata yang kreatif, dengan terobosan baru, dan bisa mewujudkan semangat G-20.
Bupati Dairi, Eddy KA Berutu mengatakan melalui program ini diharapkan potensi pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Dairi makin dikenal luas. "Kami memiliki potensi wisata yang luar biasa. Ada Danau Toba, ada gunung, daerah pertanian yng subur, ada kopi Sidikalang yang enak dan juga kain tenun yang indah. Jika dikelola dengan baik, semua ini akan menjadi daya tarik pariwisata yang menjanjikan," jelas Eddy dalam acara jumpa pers Peluncuran Program Semesta Dairi Memanggil, Kamis (2/6) di Jakarta.
Menurutanya, 'memanggil' merupakan kata yang sangat mudah dimengerti. Dikatakan, 'Program Semesta Dairi Memanggil' ini dimaksudkan untuk membawa wisatawan lokal dan mancanegara, termasuk anak daerah yang sukses di perantauan, untuk datang dan berkunjung ke Dairi, menikmati berbagai keindahan alam dan budaya yang ada di Kabupaten Dairi. "Semesta menunjukkan bahwa semua bagian yang ada di wilayah Dairi dapat dipromosikan dan dipamerkan ke masyarakat Indonesia dan dunia,” tambah Eddy.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya secara virtual mengungkapkan konsep promosi wisata yang dilakukan Bupati Dairi melalui program Semesta Dairi Memanggil merupakan konsep promosi yang kreatif. "Semoga dengan konsep promosi yang seperti ini, Dairi semakin dikenal dunia," kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, cara yang paling tepat dan disukai para wisatawan dalam negeri maupun mancanegara saat ini adalah dengan memadukan berbagai atraksi dengan amenities. Antara bercerita dengan menarik tapi juga secara riil ada produk yang bisa dilihat, dirasa, dialami dan dinikmati. "Dalam hal ini, Dairi memiliki semuanya. Ada keindahan alamnya, ada budayanya, ada kopi Sidikalang yang terkenal dan kain ulos yang indah," tegas Sandiaga.
Program Semesta Dairi Memanggil 2022 sendiri terdiri dari berbagai kegiatan sejak Juni hingga November mendatang. (RO/OL-15)
Seluruh peserta Pemilu diminta untuk menjalankan kampanye yang berkualitas.
Sementara untuk target prevelensi stunting pada 2023 adalah 25,37%, untuk itu masih diperlukan kerja keras untuk mencapainya.
AKBP Reinhard masih diperiksa Propam Polda Sumut. Pemeriksaan itu lantaran Reinhard memberikan tindakan disiplin berupa tindakan fisik kepada dua anggotanya pada 28 Agustus lalu.
Sejumlah antisipasi menghadapi el nino, termasuk menyiapkan dana dekonsentrasi dilakukan Pemkab Dairi.
Dekranasda Dairi ingin membentuk satu ekosistem tenun yang di dalamnya terdapat petenun serta pembeli.
Pembangunan perpustakaan sangat penting untuk peningkatan literasi masyarakat.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved