Kamis 02 Juni 2022, 20:41 WIB

Ratusan Orang di Padang Menuntut Nikita Mirzani untuk Diadili

mediaindonesia.com | Nusantara
Ratusan Orang di Padang Menuntut Nikita Mirzani untuk Diadili

Ist
Di Padang, Sumatera Barat, ratusan orang dari Aliansi Pemuda Minangkabau menuntut penegak hukum segera terhadap artis Nikita Mirzani.

 

SELEGRAM Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan usai pernyataannya yang menyebut “Tapi di agama Islam juga banyak  yang nonton bok*p(Porno)” tersebar luas di media sosial TikTok.

Pernyataan Nikita ini menimbulkan kemarahan di kalangan umat Islam yang tidak terima dengan pernyataan berbau SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) tersebut.

Di Padang, Sumatera Barat, ratusan orang dari Aliansi Pemuda Minangkabau bahkan sampai menggelar aksi damai di depan Polda Sumatera Barat untuk menuntut penegak hukum segera menangkap Nikita.

Koordinator Aliansi Pemuda Minangkabau Rahmat Hanafi mengatakan, aksi damai ini digelar lantaran ketersinggungan sejumlah pihak atas pernyataan Nikita yang dianggap merendahkan Islam.

“Hari ini aksi damai kami merupakan bentuk kekesalan kami atas tingkah laku Nikita Mirzani tersebut. Kami hadir dengan tuntutan dan permintaan kepada Kapolri (Jenderal Listyo Sigit) untuk menangkap Nikita Mirzani atas isu SARA,” tegas Rahmat dalam keterangan pers, Kamis (2/6).

Baca juga: Minta 300 Ayat Al-Qur'an Dihapus, Saifuddin Ibrahim Jadi Tersangka

Sumber: https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/482040/minta-300-ayat-al-quran-dihapus-saifuddin-ibrahim-jadi-tersangka

Nikita, kata Rahmat, diduga telah melanggar ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 156a tentang penodaan agama.

Beleid ini menyebut, barangsiapa dengan sengaja mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalagunaan, atau penodaan terhadap suatu agama maka akan disanksi pidana selama-lamanya lima tahun penjara.

Nikita juga dianggap telah melanggar Pasal 28 ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 45a ayat 2 UU 19/2016.

Diktumnya menegaskan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu, kelompok masyarakat tertentu, dan RAS bakal dikenai sanksi penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling besar Rp 1 miliar.

Selain meminta penegak hukum bertindak tegas terhadap Nikita, Aliansi Pemuda Minangkabau juga menuntut agar selebritis kontroversial ini segera meminta maaf terhadap publik, khususnya umat Islam atas pernyataannya.

Aliansi  juga meminta kepada stasiun televisi untuk tidak lagi memberikan ruang kepada Nikita tampil sebagai bintang tamu ataupun pengisi acaranya.

Semua tuntutan ini diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap Nikita untuk tidak lagi mengulangi kesalahannya tersebut.

Sebab, bukan kali ini saja pernyataan Nikita menimbulkan polemik serupa. Pada Oktober 2021, Nikita juga dianggap melecehkan umat Islam lantaran videonya yang membaca ayat Alquran sembari tertawa.

Koordinator lapangan aksi demo, Fadhel, menyesalkan sikap Nikita yang kembali melakukan kesalahan yang sama. Fadhel berharap tidak ada lagi orang-orang seperti Nikita yang kerap menjadikan agama sebagai lelucon dan bahan tertawaan.

“Dalam momentum ini, mari kita sama-sama berkomitmen ke depannya untuk tidak membuat pernyataan-pernyataan yang berbau SARA, sekaligus juga bersama-sama mencegah isu atau polemik tentang SARA kembali muncul supaya tidak membuat kegaduhan di masyarakat,” pungkas Fadhel. (RO/OL-09)

Baca Juga

DOK MI

Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Pil Koplo Yang Disembunyikan Di Vagina

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 20:09 WIB
AKSI nekat dilakukan seorang perempuan yang berusaha menyelundupkan 396 butir pil koplo ke Lapas Kelas 1 Semarang, Jawa...
MI/M Yakub

Pemkab Lamongan Anggarkan Rp7,53 Miliar Untuk Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa

👤M Yakub 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:55 WIB
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur tahun ini menyiapkan Rp7,53 miliar yang diambil dari APBD untuk beasiswa ...
MI/Benny Bastiandy

Harga Cabai Merah Keriting Di Tingkat Petani Di Cianjur Anjlok

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:46 WIB
HARGA jual cabai merah keriting di tingkat petani di Blok Ciguntur, Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya