Minggu 29 Mei 2022, 13:46 WIB

Pusevetma Kembangkan Vaksin Atasi PMK

Faishol Taselan | Nusantara
Pusevetma Kembangkan Vaksin Atasi PMK

ANTARA FOTO/Kornelis Kaha
Disinfeksi untuk mencegah penyebaran PMK

 

PUSAT Veteriner Farma Kementerian Pertanian (Pusvetma Kementan) telah siap memproduksi vaksin untuk mengatasi penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagaimana yang diperintahkan Menteri Pertanian.

"Kami dan para pakar sudah menyiapkan, pengembangan vaksin akan dilakukan dengan metode kultur jaringan untuk membuat vaksin inaktif (killed vaccine)," kata Kepala Pusvetma Surabaya Edi Budi Susila di Surabaya.

Vaksin tersebut merupakan jenis vaksin yang mengandung virus yang sudah dimatikan dengan suhu panas, radiasi, atau bahan kimia. Proses ini membuat virus tetap utuh, namun tidak mempunyai kemampuan untuk berkembang biak.

"Ini berfungsi untuk melindungi hewan ternak yang belum terjangkit dari penularan PMK. Untuk yang sudah terjangkit akan kami maksimalkan pengobatan dan perawatannya," ungkapnya.

Di sisi lain, upaya edukasi bagi para peternak juga masif dilakukan dengan sinergi dari berbagai pihak. Pasalnya, dibeberapa daerah masih ditemukan adanya petani yang tidak paham penanganan hewan ternak yang terindikasi tertular PMK.

"Berikan vitamin agar imunitasnya bertambah dan mencegah penularan. Cuci mulut sapi dengan NaCL. Lalu bersihkan kandang dengan disinfektan setiap pagi dan sore, pastikan pula kebersihan kandang dan alatnya selalu terjaga," tuturnya.

Baca juga: Lebih Dua Ribu Sapi dan Kambing/Domba di Jabar Terpapar PMK

Edi mengatakan dirinya bersama jajaran Pusvetma dan Tim Pakar sangat terbuka apabila ada penambahan Guru Besar dari wilayah lain untuk turut bergabung dalam upaya percepatan penanganan PMK hewan ternak melalui pembuatan vaksin.

"Kami sangat terbuka jika Pemprov Jatim merekomendasikan Guru Besar dari tempat lain untuk bergabung guna percepatam pembuatan vaksin ini," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/MARCEL KELEN

Belum Ada Temuan PMK di Papua, Pemerintah Daerah Larang Ternak dari Luar pada Idul Adha

👤Marcel Kelen 🕔Minggu 26 Juni 2022, 11:25 WIB
Dinas Pertanian dan Pangan Papua berharap penyakit PMK tidak terjadi di...
MI/Lina Herlina

Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:11 WIB
Lewat kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Hasil Lab BBVeteriner Maros Pastikan Kematian Sapi di Sulsel Negatif Antraks

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:08 WIB
Cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan ternak dapat dehidrasi di area...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya