Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjen TNI Nisan Setiadi mengatakan Duta Damai Dunia Maya Regional Sulawesi Tengah akan menambah amunisi dan relawan untuk membanjiri dunia maya dengan konten-konten perdamaian, kebhinnekaan dan toleransi untuk melawan propaganda terorisme.
"Melawan propaganda radikalisme dan terorisme di dunia membutuhkan kalangan generasi yang cerdas teknologi, visioner, kreatif, inovatif, dan cerdas dalam membuat konten di dunia maya," kata Nisan seperti dilansir Antara di Jakarta, Kamis (26/5).
Hal ini dikatakan Nisan dalam acara pembentukan Duta Damai Dunia Maya BNPT Regional Sulawesi Tengah pada Rabu (25/5) kemarin. Sebanyak 57 pemuda Sulteng dikukuhkan menjadi anggota baru Duta Damai Dunia Maya BNPT.
Mereka dikukuhkan setelah melalui berbagai tahap seleksi dan pelatihan selama tiga hari dalam rangkaian acara 'Pembentukan Duta Damai Dunia Maya Regional Sulawesi Tengah melalui Asistensi Bidang Penulisan, Desain Komunikasi Visual dan IT dalam Rangka Pencegahan Terorisme Mei Tahun Anggaran 2022'.
Baca juga: Pemprov Sulteng Antisipasi Masuknya PMK
Nisan mengatakan bahwa ke depan para duta damai yang telah dikukuhkan, tidak hanya mampu menjadi agen penyebar konten positif dan pesan damai di dunia maya, tetapi bisa berjejaring dan berkolaborasi dengan stakeholder daerah dalam membangun Sulteng.
Ia juga berharap dengan pembentukan dunia maya Provinsi Sulteng mampu menciptakan narasi membawa Indonesia damai, harmoni dalam kebinekaan, serta membawa Indonesia menjadi bangsa yang unggul sebagaimana visi Indonesia Emas 2045 mendatang.
"Dengan adanya Duta Damai Maya di Provinsi Sulteng ini, saya optimis bisa menciptakan konten narasi yang membawa Indonesia damai, narasi harmoni dalam kebhinekaan, tidak ada perbedaan yang dipertentangkan, karena kita berbeda tapi tetap satu, dan saya yakin di Provinsi Sulteng akan tercipta duta damai yang mampu membawa Indonesia maju, modern, damai, tangguh dan disegani," ujar Nisan.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi Sulteng Fahrudin D Yambas yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pembentukan duta damai yang diharapkan mampu mewujudkan Sulteng yang damai, maju, dan sejahtera.
"Tentu saya mengapresiasi, luar biasa gagasan dan ide para anak muda ini. Oleh karena itu, kami dari Kesbangpol Provinsi Sulteng punya kewajiban untuk memfasilitasi, mengayomi Duta Damai. Sehingga apa yang menjadi harapan kita mewujudkan Sulteng yang damai maju dan sejahtera," ujarnya. (Ant/S-2)
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Prabowo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh tanah air dalam momen Hari Sumpah Pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Al Araf menilai draft Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Terorisme yang saat ini beredar mengandung persoalan inkonstitusional
Dengan posisi yang masih berupa draf, pembahasan mendalam belum dapat dilakukan, apalagi untuk menentukan sikap politik lembaga legislatif.
Aturan tersebut wajib memiliki batasan yang jelas agar tidak mencederai hak asasi manusia (HAM).
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Urgensi peran militer semakin tinggi jika aksi terorisme sudah melibatkan aktor lintas negara (transnasional) dalam melancarkan serangannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved