Rabu 25 Mei 2022, 16:30 WIB

Sopir Bus Pariwisata PO Pandawa Terancam Pasal Berlapis

Kristiadi | Nusantara
 Sopir Bus Pariwisata PO Pandawa Terancam Pasal Berlapis

MI/Kristiadi
Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro

 

POLRES Ciamis menetapkan seorang sopir bus Pariwisata PO Pandawa berinisial IP, 49, warga Tanggerang menjadi tersangka setelah gelar perkara dilakukan pada Rabu (24/5) dini hari. Penetapan tersangka tersebut, sesuai dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis dan gelar perkara.

Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, penanganan kasus kecelakaan yang terjadi di Tanjakan Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan termasuk memeriksa 14 saksi di lokasi kejadian itu adanya kelalaian (human error) seorang pengemudi hingga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Akan tetapi, untuk kondektur hanya menjadi saksi atas kejadian tersebut.

"Kami telah melakukan gelar perkara kejadian itu termasuk memeriksa saksi memang tidak ada yang melihat kejadian tersebut. Namun, pemeriksaan lainnya yang dilakukan selama ini dari 3 orang penumpang, 4 orang warga setempat, 5 orang pemilik rumah dan 2 orang keluarga meninggal dunia, semuanya sesuai dengan hasil gelar perkara adanya kelalaian yang dilakukan pengemudi," katanya, Rabu (25/5/2022) saat pres rilis di Polres Ciamis.

Ia mengatakan, kecelakaan yang telah terjadi di Kecamatan Panumbangan menyebabkan adanya kelalaian pengemudi terutama ketika melewati turunan hingga kondisi jalan sempit menjadi penyebab utama dari faktor manusia dan kurangnya antisipatif dalam berkendara. Namun, profesi supir sudah berpengalaman dan pernah melewati jalan tersebut tetapi dari kejadian itu kurang menguasai pengereman.

"Dari hasil gelar perkara penyebab utamanya lalai dalam berkendara hingga menyebabkan kerusakan material, luka ringan dan meninggal dunia. Bus pariwisata PO Pandawa itu telah membawa rombongan peziarah Majelis Ta'lim Tarbiatul Muftabi'in dari Tanggerang, Banten, tapi untuk kondisi rem yang telah dilakukan dikategorikan cukup baik tetapi sopir ketika melalui turunan tidak menguasai rem hingga oper persneling," ujarnya.

Menurutnya, kecelakaan yang terjadi sesaat setelah kejadian sopir melarikan diri (kabur) di lokasi kejadian meninggalkan bus dan tidak melakukan pertolongan pada korban. Akan tetapi, dengan kejadian itu akhirnya tersangka langsung ditangkap di Limbangan Garut pada Minggu (21/5) dan didampingi oleh perusahaan PO Pandawa.

"Atas kecelakaan tersebut, sopir bus sudah ditahan dan dikenakan pasal 310 ayat (1), (2) dan (4) Juncto pasal 312 tentang perbuatan lalainya dalam berkendala yang menyebabkan 4 orang korban meninggal dunia terancaman 1 tahun penjara dan pasal 312 ayat (4) diancam 6 tahun, karena sopir berusaha kabur tanpa memberikan pertolongan terhadap korban," ungkapnya.

Sebelumnya, bus Pariwisata PO Pandawa nomer polisi DK 7307 WA yang membawa rombongan peziarah Majelis Ta'lim Tarbiatul Muftabi'in dari Tanggerang, Banten mengalami kecelakaan di Tanjakan Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 17.30 WIB hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. (AD/OL-10)

Baca Juga

DOK MI

Ribuan UMKM Tumbuh Di Lamongan Selama Pandemi Covid-19

👤M Yakub 🕔Jumat 30 September 2022, 22:28 WIB
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur menyatakan sebanyak 3.015 pengusaha di wilayahnya memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Online...
Dok. KEIND

Menkominfo, Menparekraf, dan Gubernur Jateng akan Hadir di Rakernas Perdana KEIND di Solo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:02 WIB
Rapat Kerja yang juga dibarengi dengan acara Entrepreneur Summit ini telah mengundang lebih dari 3.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang...
DOK Pribadi.

Rumah Pejuang Kanker Peroleh Bantuan Sicepat dan Indonesia Bisa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:00 WIB
Rumah Pejuang Kanker Ambu yang berdiri sejak 2009 terus berkembang sehingga kini yayasan itu memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya