Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) menutup pasar hewan di wilayah kabupaten setempat mulai Senin (16/5). Hal itu dilakukan, karena berdasarkan sampel yang diambil oleh Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, ada belasan ekor sapi yang positif PMK.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara Totok Setya W mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak untuk melakukan pemeriksaan terhadap sapi-sapi yang ada di Banjarnegara. "Ada 126 ekor sapi yang dinyatakan suspect PMK. Setelah dilakukan pmeriksaan labv, ternyata ada 14 ekor sapi dinyatakan positif PMK," jelas Totok.
Dia mengatakan pihaknya terus melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat terutama di Wanadadi dan Kecamatan Kota Banjarnegara. "Kami minta kepada peternak untuk menjaga kesehatan ternak dan kebersihan kandang. Kalau ada yang bergejala, silakan secepatnya saja melapor," ungkapnya.
Polres Banjarnegara mulai melakukan penutupan pasar hewan di Banjarnegara mulai Senin. Penutupan dilakukan untuk mengisolasi dan melokalisasi kasus PMK, sehingga tidak menyebar. Penutupan pasar hewan masih belum dapat dipastikan sampai kapan.
Kapolres Banjarnegara AKB Hendri Yulianto selain penutupan, pihaknya juga menempatkan personel untuk melaksanakan penjagaan. "Selain itu, kami melaksanakan penyekatan lalu lintas perdagangan hewan di daerah perbatasan Banjarnegara dengan Kabupaten Wonosobo, Purbalingga, Banyumas maupun Kebumen. Apabila ada lalu lintas perdagangan hewan baik sapi maupun kambing akan dihentikan," tambahnya. (OL-15)
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Pemprov DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi perpindahan pedagang dari Pasar Hewan Barito ke Sentra Fauna Jakarta yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
PERMINTAAN hewan kurban di Pasar Hewan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkat cukup signifikan menjelang Idul Adha 1446 Hijriah.
Meskipun Lebaran Idul Adha hanya tinggal menghitung hari, namun banyak dagangan ternak yang tidak laku dan para pembeli umumnya merupakan pelanggan lama.
PASAR hewan di Jawa Timur (Jatim) yang dinilai masih rawan munculnya Penyakit Mulut Kuku (PMK), jelang Hari Raya Idul Adha diimbau untuk ditutup sementara.
Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, memutuskan untuk menutup pasar hewan di wilayah setempat selama dua pekan. Langkah itu diambil guna mencegah penyebaran wabah PMK.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved