Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PASKA ditemukannya Albertus Ali Buran, Bendahara Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon, kasak kusuk tentang asal muasal tali yang menjerat leher korban terus mengemuka.
Pihak keluarga menemukan fakta, tali berwarna hijau yang mengikat leher korban, dengan bentuk dan ukuran serupa, ternyata tidak dijual di Toko Budi Mulia, di Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat. Sebelumnya, beredar isu, korban membeli sendiri tali tersebut di toko Budi Mulia.
"Kami sudah telusuri informasi tali tersebut dibeli korban di Toko Budi Mulia, tetapi pemilik toko sendiri mengaku tidak menjual tali jenis itu. Pihak pemilik toko sendiri, meminta keluarga untuk mengecek rekaman CCTV, pada hari Minggu, 8 Mei 2022 dan Senin, 9 Mei 2022. Namun, pada hari-hari sebelum kematian itu, almarhum tidak pernah masuk ke Toko Budi Mulia untuk membeli tali," ujar Tonce Buran, adik korban, kepada mediaindonesia.com, Senin (16/5/2022).
Baca Juga: Bendahara Bupati Lembata Ditemukan Gantung Diri di Pohon
Ia menandaskan, pihak Toko Budi Mulia mengaku, Alber Buran pernah ke tokonya satu pekan sebelumnya untuk membeli pulsa listrik senilai Rp1 juta. Pulsa listrik itu untuk dipergunakan di Rumah Jabatan Bupati Lembata.
Fakta serupa didapati keluarga di toko milik Ege Rada di Waikomo. Ege Rada juga mengaku tidak menjual tali tersebut. Almarhum juga, sebut Ege Rada, tidak pernah datang untuk membeli tali menjelang kematian mengenaskan itu.
Sebagaimana diketahui, ASN di lingkup Setda Kabupaten Lembata itu ditemukan dalam kondisi tewas tergantung di pohon di hutan Eto, Desa Nubamado, Kecamatan Nubatukan,Kabupaten Lembata.
Kematian Bendahara Bupati Lembata, Selasa 20 Mei 2022 itu memunculkan beragam spekulasi ia dibunuh, bukan bunuh diri.
Keluarga menaruh harapan, pihak kepolisian di Lembata mampu menjawab spekulasi dan isu yang terus merebak belakangan, sekaligus memberi kepastian hukum atas kasus tersebut. (OL-13)
baca juga: Pelaku Pembunuhan Sadis di Padalarang Ditemukan Tewas Gandir
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved