Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Manado, Sulawesi Utara, selang dua hari belakangan meringkus dua pria terduga pelaku kekerasan dengan senjata tajam. Masing-masing berisinial CS, 17, dan AB, 27.
Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Mal Megamas dan Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado. Kepala Bidang Humas Polda Sulut Komisaris Besar Jules Abraham Abast, Selasa (10/5), menjelaskan peristiwa di kawasan Mal Megamas terjadi pada Minggu (8/5). Sedangkan kejadian di Kelurahan Ketang Baru pada Selasa (10/5). "Dua tersangka pelaku saat ini berhasil ditangkap dan sedang diproses hukum di Polresta Manado," kata Jules Abraham Abast.
Kejadian di kawasan Megamas menimpa korban Rachmat, 25, warga Titiwungen Selatan, Manado, yang berboncengan sepeda motor dengan temannya. "Korban tiba-tiba dihadang oleh pelaku bersama beberapa temannya. Pelaku mencabut pisau badik dari pinggangnya lalu mengancam korban. Karena ketakutan, korban dan temannya pun turun dari sepeda motor lalu melarikan diri," jelasnya.
Beberapa saat kemudian, korban dan temannya tersebut kembali ke TKP untuk mengambil sepeda motornya, tetapi tidak ditemukan. Korban lalu melapor ke SPKT Polresta Manado.
Laporan direspons cepat Tim Resmob Polresta Manado dengan melakukan penyelidikan hingga mengantongi identitas pelaku. Tim lalu mengamankan pelaku di rumahnya beserta sepeda motor milik korban. "Pelaku beserta barang bukti satu sepeda motor dan sebilah pisau badik kemudian diamankan di Mapolresta Manado untuk diproses lanjut," kata Jules.
Di tempat terpisah, Tim Unit Opsnal 3 Polresta Manado bersama Polsek Singkil mengamankan pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Ketang Baru, Singkil, Manado, pada Selasa (10/5) sekitar pukul 10.00 WITA. "Pelakunya pria berinisial AB, 27, warga Kelurahan Teling Bawah, Manado. Ia ditangkap beberapa jam usai kejadian di wilayah Teling Atas, Manado," ujarnya.
Terduga pelaku, lanjutnya, menganiaya pria bernama Denny, 32, warga Kelurahan Ternate Baru, Singkil, tepatnya di perempatan dekat pangkalan ojek Ketang Baru. Menurut Jules, saat itu korban hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor, lalu mendengar seseorang yang berteriak di sekitar perempatan tersebut.
Baca juga: Pemprov Sumsel Sebut Larangan Ekspor belum Pengaruhi Harga Migor
"Tak lama kemudian korban berpapasan dengan pelaku dan beberapa temannya. Korban bertanya kepada pelaku, 'Siapa yang berteriak tadi.' Namun belum sempat mendapat jawaban, korban menampar wajah pelaku," jelasnya.
Tak terima dengan tindakan korban, lanjut Jules, terduga pelaku mencabut pisau badik dari pinggang dan mengayunkannya ke arah korban. "Korban menangkis dengan tangan kanan hingga mengalami luka. Setelah itu pelaku dan teman-temannya melarikan diri," katanya.
Korban selanjutnya melapor ke Polsek Singkil, yang direspons cepat bersama Unit Opsnal 3 Polresta Manado dengan melakukan penyelidikan. Tim gabungan kemudian menangkap pelaku di salah satu tempat pengiriman barang di Teling Atas. "Pelaku beserta barang bukti sebilah pisau badik diamankan di Mapolsek Singkil untuk diproses lanjut," ujar Jules. (OL-14)
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan prakiraan cuaca terkait potensi cuaca ekstrem di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara.
SEBANYAK 16 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menghadiri Perayaan Natal di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria, Manado, Rabu (24/12). Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen pemerintah
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ariza Patria meluncurkan penyalaan listrik desa selama 24 jam bagi empat pulau terluar dan terdepan di Sulawesi Utara.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved