Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Prakiraan Cuaca BMKG: Sembilan Wilayah di Sulut Diwaspadai Alami Cuaca Ekstrem

Media Indonesia
13/1/2026 05:43
Prakiraan Cuaca BMKG: Sembilan Wilayah di Sulut Diwaspadai Alami Cuaca Ekstrem
Awan gelap bergelayut di langit Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/12/2025).(Antara)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan prakiraan cuaca terkait potensi cuaca ekstrem di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, menjelaskan bahwa peringatan ini dikeluarkan berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer terkini di wilayah tersebut.

"Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer, kami memantau berbagai fenomena yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara," kata Dhira Utama di Manado, Senin (12/1).

BMKG memprakirakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi terjadi hingga Selasa (13/1). Wilayah yang masuk dalam daftar kewaspadaan meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa Selatan.

Selain itu, potensi serupa juga dapat terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Kabupaten Kepulauan Talaud.

Menurut BMKG, sejumlah faktor atmosfer turut memengaruhi pembentukan cuaca ekstrem di Sulawesi Utara. Di antaranya dominasi angin Muson barat, kondisi La Nina lemah, suhu muka laut yang lebih hangat, serta kontribusi Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Fenomena lain yang terdeteksi adalah adanya sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua. Kondisi ini memicu pertemuan dan belokan angin yang berpotensi meningkatkan curah hujan dan kecepatan angin, diperkuat oleh kelembapan udara yang tinggi serta indeks labilitas atmosfer yang signifikan.

"Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang," katanya.

BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah daerah, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Koordinasi dengan instansi terkait juga dinilai penting sebagai langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Ancaman yang perlu diantisipasi antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama di wilayah dengan kondisi topografi curam, berbukit, dan rawan longsor.

"Mengingat cuaca bersifat dinamis, diimbau terus monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kelurahan di seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui Website [https://cuaca.bmkg.go.id/](https://cuaca.bmkg.go.id/), serta kanal informasi lainnya," harapnya. (Ant/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya