Rabu 04 Mei 2022, 16:30 WIB

Harga Buah Sawit Anjlok, Namun Harga Minyak Goreng masih Tinggi

Apul Iskandar | Nusantara
Harga Buah Sawit Anjlok, Namun Harga Minyak Goreng masih Tinggi

MI/Apul Iskandar

 

MESKIPUN pemerintah telah memberlakukan larangan ekspor minyak goreng minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan turunannya, harga minyak goreng di pasar tradisional dan warung di Kota Pematangsiantar Sumatra Utara masih tetap mahal.

Padahal sebelumnya dari informasi yang dihimpun dari beberapa petani Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Labuhanbatu Batu dan Kabupaten Simalungun sebelum Idul Fitri 1443 H harga sawit semakin anjlok dan nyungsep dari Rp1.500 per kilogram menjadi Rp900 per kilogramnya.

Pantauan Media Indonesia di pasar tradisional Pasar Horas Kota Pematangsiantar, Rabu (4/5) harga minyak goreng curah serta harga minyak goreng premium kemasan bantal dan berdiri masih belum turun.

"Padahal harga buah sawit sudah turun namun untuk harga minyak goreng curah kami masih tetap menjualnya Rp16.000 per liter dan ini sudah bertahan dua minggu. Kemasan SunCo dua liter belinya sudah Rp47.500 dan kami menjualnya antara Rp48.000-Rp 49.000. Sementara minyak goreng kemasan Fortune yang isi satu liter belinya Rp19.000 dan menjual antara Rp20.000-Rp21.000. Itupun langka dan agak susah mendapatkannya. Minyak goreng Sania modalnya udah Rp24.000 dan kami jual Rp25.000," kata Bagas Hasibuan kepada Media Indonesia di kiosnya yang terletak di Blok III Pasar Horas, Kota Pematangsiantar Sumatra Utara, Rabu (4/5)'

Saat diminta tanggapannya terkait harga minyak goreng yang tidak juga kunjung turun, dia menyarankan agar pihak Dinas Perindag Pematangsiantar tidak hanya melakukan kunjungan dan sosialisasi saja.

"Pihak dinas terkait memang ada melakukan pengawasan ke pasar tetapi tidak memberikan solusi bagaimana agar harga minyak goreng turun, jadi seharusnya mereka tidak hanya kunjungan saja. Anjloknya harga sawit juga seharusnya mengikuti harga minyak goreng," ucap Bagas.

Masih di tempat yang sama di Blok III, Pasar Horas Kota Pematangsiantar, Ibu Sitohang mengakui setelah Idul Fitri 1443 H dia menjual minyak goreng curah serta minyak goreng curah  sudah turun sedikit harganya.

"Minyak goreng curah sekarang kami jual Rp15.000, untuk minyak goreng kemasan merek Kunci Mas isi 2 liter Rp44.000, Minyak goreng kemasan Family berisi 1,8 liter hanya Rp38.000. Kalau kami biasanya gampang koq untuk mendapatkan minyak kemasannya," ujarnya. (AP/OL-10)

Baca Juga

Dok. Mutuagung Lestari

Perluas Jasa Uji Kualitas Lingkungan, Mutuagung Lestari Resmikan Laboratorium di Pontianak

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:41 WIB
Saat ini, PT Mutuagung Lestari memiliki lima cabang laboratorium lingkungan yang berada di Samarinda, Pekanbaru, Pangkalan Bun, Medan dan...
DOK MI.

Polda Jambi Tangkap Lima Pelaku Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi

👤Solmi 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:30 WIB
Mereka ialah dua operator APMS Andi, 42, dan Kodri, 46, tiga pembeli penampung atas nama Zulfala, Jumino, dan...
DOK MI.

Banjir di Desa Podenura Nagekeo Rusak Jalan Nangaroro-Maunori

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:20 WIB
Banyak pengguna jalan dari arah Kecamatan Keo Tengah terjebak di Desa Podenura karena banjir. Akibat banjir yang sudah meluap, satu kios...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya