Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan kunjungan wisata ke daerah itu selama musim libur lebaran mencapai 400-500 ribu wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Suhendri Zainal menyampaikan target tersebut seiring kebijakan pemerintah pusat yang tidak membatasi lalu lintas manusia pada lebaran tahun ini, sehingga animo masyarakat untuk melakukan kunjungan wisata menjadi tinggi.
"Nah, momen ini yang kita jadikan sebagai ajang menggaet para wisatawan sekaligus memasarkan destinasi di Pesisir Selatan," ungkapnya, Rabu (27/4).
Ia menjelaskan, berdasarkan prediksi dari berbagai pihak jumlah perantau Minang yang bakal melakukan perjalanan mudik ke seluruh Sumatra Barat selama musim libur lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 1,8 juta orang.
Selain Bukittinggi, Payakumbuh dan Limapuluh Kota diprediksi sebagai daerah dengan tingkat kunjungan yang tinggi. Apalagi keindahan alam daerah berjuluk 'Negeri Sejuta Pesona' itu kian membumi dan termasuk salah satu destinasi tujuan. Beberapa di antaranya adalah Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan, Pantai Carocok Painan Kecamatan IV Jurai, Air Terjun Bayang Sani Kecamatan Bayang dan Jembatan Akar di Kecamatan Bayang Utara.
"Karena itu, kami kini terus membenahi destinasi agar wisatawan menjadi nyaman untuk berlama-lama di Pesisir Selatan," tuturnya.
Baca juga: Polres Pesisir Selatan Terus Genjot Vaksinasi untuk Capai 100 Persen
Selain pembenahan destinasi, pemerintah kabupaten juga menyiapkan tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja sebagai pengamanan bagi pengunjung di kawasan wisata.
Pemerintah kabupaten dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menargetkan tingkat kunjungan wisatawan selama lima tahun terakhir mencapai 3,7 juta wisatawan, baik asing maupun mancanegara. Tak hanya itu bahkan untuk jangka panjang menargetkan sektor pariwisata sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi menggantikan sektor primer kini masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, pemerintah sangat menyadari sektor primer seperti pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan secara perlahan bakal mencapai titik puncaknya dan selanjutnya mengalami penurunan.
"Karena itu pemerintah kabupaten sangat serius dengan sektor pariwisata," pungkasnya.(OL-5)
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Sea Walker Mandeh ini inisisasi oleh kelompok masyarakat Konservasi Mandeh Blue Diving yang menawarkan pengalaman baru dalam wisata bahari.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Di kota-kota besar, tren warna cenderung mengalami penurunan saturasi agar terlihat lebih kalem.
Film ini menawarkan premis unik tentang petualangan seorang anak bernama Pelangi di Planet Mars.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Khoiri menyebut saat ini terdapat sekitar 70 kapal yang terdaftar dan siap beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved