Jumat 22 April 2022, 15:32 WIB

Warga Mengadu ke Presiden Soal Pungli di Pasar, Ini Kata Bima Arya 

Dede Susianti | Nusantara
Warga Mengadu ke Presiden Soal Pungli di Pasar, Ini Kata Bima Arya 

MI/Andri Widiyanto
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberi sambutan.

 

WALI Kota Bogor Bima Arya mengeluarkan pernyataan terkait aduan warga ke Presiden Joko Widodo terkait kasus pungutan liar (pungli) di pasar.

Menurut Bima, apa yang diadukan pedagang kepada Presiden tidak sama dengan kejadian sebenarnya. "Pertama, apa yang jadi curhat pedagang kepada Presiden itu, kita pastikan tidak sesuai dengan kasus yang sebetulnya," jelas Bima di Polresta Bogor, Jumat (22/4).

Kemudian, lanjut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melihat pihak kepolisian sudah melakukan proses hukum dengan tepat. Adapun dia menekankan sebaiknya warga patuh terhadap ketentuan hukum di wilayah Bogor.

Baca juga: Presiden Bagikan Bansos di Empat Pasar di Bogor

"Mau mengais rezeki, mau berjualan, berdagang, apapun ya silakan. Dari luar kota juga boleh. Tetapi, tidak boleh mengintimidasi, tidak boleh menekan dan itu pun berlaku bagi aparat," imbuh Bima.

"Aparat kami, saya pastikan kalau terlibat pungli, nanti sanksinya keras. Minimal dicopot dari jabatan. Bisa demosi. Bahkan, kalau ada bukti lain bisa diberhentikan dari ASN," tukasnya.

Soal kasus pungli, Bima meminta warga untuk tidak meragukan komitmennya. Pemkot Bogor dikatakannya serius menangani persoalan tersebut. Namun, pihaknya meminta agar semua pihak memahami kasus tersebut sesuai konteks.

Baca juga: Harga Daging Sapi di Palembang Tembus Rp160 Ribu per Kg

"Bahwa terjadi fonomena pungli, mungkin saja dimana-mana ada. Tapi laporkan pada kami, kita akan tindak," kata Bima.

Terkait keberadaan dan kondisi Pasar Bogor, Bima mengatakan bahwa pihaknya sudah melapor ke Presiden. Dalam hal ini terkait pembenahan kawasan tersebut.

"Saya laporkan ke Bapak Presiden, bahwa Pasar Bogor ini salah satu sumber kesemerawutan di pusat kota, yang sekarang kita lakukan percepatan untuk ditata dan ditertibkan," tutupnya.(OL-11)
 

Baca Juga

DOK Pribadi.

Hub.id Accelerator 2022 di Makassar Akselerasi Startup Indonesia Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 10:45 WIB
Kota Makassar menjadi salah satu kota yang dikunjungi dalam moment roadshow kali ini setelah Yogyakarta, Medan, Surabaya, Bandung,...
ANTARA/Bayu Pratama S

Basarnas Ukur Potensi Bahaya Kawasan Bendungan Tapin

👤Denny Susanto 🕔Rabu 06 Juli 2022, 10:41 WIB
Keberadaan Bendungan Tapin, yang belum lama ini diresmikan Presiden Joko Widodo, menjadi perhatian utama dalam hal antisipasi dan...
MI/Palce Amalo

Di 2023, Pemkab Garut Targetkan Stunting Maksimal 14 Persen

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 06 Juli 2022, 10:15 WIB
PEMKAB Garut, Jawa Barat menargetkan angka stunting tahun depan (2023) maksimal berada di angka 14...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya