Kamis 21 April 2022, 11:13 WIB

Ini Tantangan yang Dihadapi BAKTI Kominfo dalam Pasang BTS di Papua

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara
Ini Tantangan yang Dihadapi BAKTI Kominfo dalam Pasang BTS di Papua

MI/Yakub P
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bintang Alferus Sanuari

 

PERJUANGAN untuk membangun Papua melalui pengerjaan proyek tol langit terus digalakkan pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Kepala Dinas Kominfo Kab. Pegunungan Bintang, Alferus Sanuari membeberkan pelbagai rintangan yang menerjang pihaknya saat melakukan pengiriman material site base transceiver station (BTS) khususnya di Pegunungan Bintang. 

Bahkan, Alferus mengaku pihaknya seringkali turun ke lokasi pemasangan BTS untuk melakukan komunikasi dengan warga agar bisa memahami maksud dan tujuan dibangun BTS ini. 

Kemudian, tantangan yang dihadapi pihaknya di lapangan ialah cuaca, khususnya saat mengirim dan memasang BTS di wilayah pegunungan. 

“Khusus di pegunungan, rata-rata tergantung pada cuaca, jadi kalau cuaca dari jam 7 sampai jam 10 bagus, tapi jam 11 sampel sore bisa berubah dan itu jadi hambatan bagi penerbangan material,” ungkap Alferus saat ditemui di Jayapura, Papua, Rabu (20/4). 

Apalagi, lanjut Alferus, di pemasangan dan pengiriman material BTS di pegunungan Bintang hanya bisa dilakukan menggunakan transportasi udara. 

Hanya ada 12 site BTS di daerah pegunungan Bintang yang menggunakan jalur darat. Selain itu, seluruh pengiriman untuk pemasangan BTS harus melalui transportasi udara, semisal karavan atau helikopter. 

Baca juga : Side Events G20 Bidang Parekraf Akan Digelar di Labuan Bajo Hingga Solo

“Jadi itu, kalau cuaca jelek, bisa jadi hari itu gak ada progres pengiriman tim dan material sama sekali,” tuturnya. 

Ia pun menuturkan pihaknya terus melakukan pemahaman ke masyarakat supaya warga mengerti bahwa tujuan pemasangan BTS ini dilakukan untukdinikmati oleh masyarakat. 

Tak lupa, Alferus mengemukakan pihaknya juga berdayakan warga lokal supaya merasa memiliki bangunan yang BAKTI Kominfo bangun agar bisa saling jaga dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. 

Alferus juga meminta kepada vendor pengiriman material BTS Bakti Kominfo, PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera untuk memberdayakan pengsusaha lokal. 

“Kasih kesempatan ke mereka. Jangan hanya kita nonton saja. Kami juga minta pengerjaan BTS untuk dirampungkan sampai selesai,” ungkapnya. 

Alferus menjelaskan bahwa terdapat 261 site BTS melalui batch 1 dan 2 yang ditargetkan BAKTI Kominfo untuk dibangun di pegunungan Bintang. 

“Supaya daerah-daerah yang blankspot taka da sinyal, khususnya di pegunungan itu bisa kita hilangkan,” tandasnya. (OL-7) 

Baca Juga

DOK MI.

Junjung Netiket, Jadi Pejuang Antihoaks

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:15 WIB
Di antara netiket yaitu kompetensi mengakses informasi sesuai netiket serta menyeleksi dan menganalisis informasi saat...
MI/Supardji R

Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir J, Rumah RR di Tegal Sepi

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:10 WIB
Terakhir, Nurwanda melihat RR pulang pada Lebaran lalu. Rumah RR hanya ditempati oleh istri dan...
MI/Supardji Rasban

Rumah RR, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Sepi

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:10 WIB
POLRI telah menetapkan beberapa tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. Salah satunya adalah Brigadir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya