Selasa 12 April 2022, 13:25 WIB

Gubernur Sumsel Siapkan Sanksi Bagi ASN Tambah Waktu Cuti Lebaran

Dwi Apriani | Nusantara
Gubernur Sumsel Siapkan Sanksi Bagi ASN Tambah Waktu Cuti Lebaran

MI/Dwi Apriani
Gubernur Sumsel Herman Deru

 

TAHUN ini pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan libur cuti lebaran yang cukup panjang yakni 11 hari. Tentunya banyak masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) yang memanfaatkan momen ini untuk mudik ke kampung halaman.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan libur nasional Idul Fitri 1443 H dan cuti bersama Lebaran 2022. Jokowi mengatakan, hari libur nasional Idul Fitri 1443 H jatuh pada 2-3 Mei 2022, sedangkan cuti bersama pada 29 April dan 4-6 Mei 2022.

Menanggapi itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, dengan adanya libur panjang yang diberikan oleh pemerintah pusat, ia meminta agar semua ASN di lingkungan Pemprov Sumsel dapat memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi bersama keluarga.

Tak hanya ASN, ia juga meminta kepada masyarakat unutk tetap menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 masih terjadi saat ini. "Ini kan sudah kebijakan nasional, kita terima, kita jaga kondisi ini. Jangan sampai lebaran ini menjadi ajang kebebasan tanpa prokes. Libur lebaran ini harus kita lakukan, meski silaturahmi tapi prokes tetap dijaga," ucap Herman Deru, Senin (12/4).

Ia menegaskan, libur dan cuti lebaran tahun ini cukup panjang yakni 11 hari. Untuk itu, tidak ada alasan bagi ASN atau pegawai di pemerintahan untuk menambah jadwal cuti. "Berhenti saja (jadi ASN). Ini libur sudah panjang," kata dia.

Namun ia mengecualikan jika ada ASN yang memang ada kepentingan mendesak atau hal yang tak diinginkan. Namun untuk itu, harus benar-benar membuktikan dengan alasan yang tepat. "Izin dengan Sekda. Nanti usai libur panjang, Sekda akan mengecek langsung. Jadi jangan sampai masih ingin menambah libur. Tentu ada konsekuensinya," jelas Herman Deru.

Tak hanya itu, Herman Deru juga mengeluarkan kebijakan untuk ASN jika ingin mudik menggunakan mobil dinas. "Seluruh pegawai, jika mau mudik, saya persilahkan menggunakan kendaraan dinas, baik mobil dinas. Saya persilahkan, tapi untuk dibawa mudik harus izin dahulu kepada Sekda," jelasnya.

Meski begitu, Herman Deru meminta agar ASN tetap mematuhi aturan yang berlaku. Jika memang ingin menggunakan mobil dinas, harus ada pemberitahuan ke Sekda Sumsel sebagai pemberitahuan jika kendaraan dinas dipergunakan untuk kegiatan diluar kedinasan. (OL-13)

baca juga: 100 Pelaku UMKM Dairi Dibekali Pelatihan DEA Kuatkan Daya Saing

Baca Juga

Antara

30.505 Nakes di Sumut Telah Divaksinasi Covid-10 Penguat Tahap Dua

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 01:21 WIB
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara mencatat sebanyak 30.505 dari 93.508 persen tenaga kesehatan di daerah tersebut telah mendapatkan...
ANTARA/Nova Wahyudi

BKSDA: Konflik Warga dengan Beruang di Sumsel Dipicu Musim Durian

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 23:45 WIB
Masa panen durian yang berlangsung saat ini menjadi salah satu indikator utama mereka hingga keluar dari kawasan hutan menyasar permukiman...
ANTARA/Aditya Rohman

Lansia Penabrak Angkot Tewaskan Tiga Orang di Sukabumi Jadi Tersangka

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 September 2022, 23:14 WIB
Penetapan tersangka ini pun berdasarkan dari hasil pemeriksaan kendaraan yang digunakan EH oleh Dishub Kota Sukabumi dan oleh ketua mekanik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya