Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Kamis (7/4) ini, gempa bumi berkekuatan 3,4 skala richter (SR) mengguncang wilayah Tarakan di Kalimantan Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa tektonik itu terletak pada koordinat 3,36 LU dan 117,6 BT lokasi di darat. Tepatnya, di tengah Pulau Tarakan dengan kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa karak dangkal (shallow crustal earthquake), akibat aktivitas sesar aktif.
Baca juga: Presiden Groundbreaking Kawasan Industri di Kalimantan Utara
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Tarakan dalam skala intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Adapun guncangan dirasakan nyata seakan-akan ada truk berlalu. Beberapa warga sempat berlarian keluar rumah, akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.
Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan sampai saat ini, belum ada dampak kerusakan yang signifikan akibat gempa tersebut. Pihaknya juga belum melihat adanya tanda gempa susulan.
Baca juga: BMKG Catat Mentawai Sudah Dihantam 16 Kali Gempa Sejak 1791
"Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa tersebut. Hingga pukul 16.30 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock)," ujar Daryono dalam keterangan resmi.
Tarakan merupakan kawasan paling rawan gempa di wilayah Kalimantan. Seringnya Tarakan diguncang gempa tidak lepas dari keberadaan jalur sesar aktif di wilayah ini, yaitu Sesar Tarakan, dengan magnitudo tertarget mencapai 7,0.
Sejarah mencatat gempa merusak di Tarakan sudah terjadi beberapa kali. Terakhir kali, gempa terjadi pada 21 Desember 2015 dengan kekuatan 6,1 SR. Guncangan gempa menimbulkan banyak kerusakan bangunan rumah, dengan gempa susulan terjadi sebanyak 16 kali.(OL-11)
Hingga 1 Desember 2025, Kementerian Kesehatan RI mencatat 139.298 kasus dengue secara nasional dengan 583 kematian.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
"Bibit Siklon Tropis 93W terbentuk pada 28 November 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Samudera Pasifik Utara (timur laut Pulau Papua),"
Sementara itu, sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat, yang membentuk daerah perlambatan angin dan pertemuan angin di sekitarnya.
Saat ini, sejumlah prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyerangan telah dipanggil dan diperiksa Subdenpom di Tarakan, Kaltara.
SEBANYAK empat orang ditemukan tewas akibat kecelakaan speedboat di Perairan Sungai Ular Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu, (29/1)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved