Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHAN bakar minyak jenis pertalite di sejumlah SPBU di Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (5/4), terpantau aman. Namun antrean kendaraan terutama sepeda motor mengular.
Tak ayal pertalite cepat ludes. Namun pertamax agak sepi dari konsumen. Hanya mobil dan sepeda motor tertentu yang mengisi pertamax.
"Ya antre pun tidak masalah asal bisa mengisi pertalite. Pertamax terlalu mahal," kata Riko, seorang tukang ojek daring.
Baca juga: Terseret Banjir Sikka, Perempuan ini Ditemukan Terapung di Laut
Area Manager Communication Relations PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, mengatakan sejauh ini stok pertalite untuk Sumbar masih aman, termasuk solar dan pertamax. Ia menyebutkan, kebutuhan pertalite di Sumbar mencapai 1.700 kiloliter per hari.
"Kami sudah petakan kebutuhan harian itu jauh di bawah stok harian yang berjumlah 4.300 kiloliter per hari. Jadi tidak akan kurang," pungkasnya. (OL-14)
PT Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax dan sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi lainnya mulai 1 Januari 2026.
PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Desember 2025.
Kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM) pertamax series, khususnya pertamax turbo, terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur.
Kajian blending mulai dilakukan sejak 2015 dengan mencampur bensin beroktan rendah RON 88 dengan RON 92 hingga menghasilkan Pertalite dengan RON 90.
DIREKTUR Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan, penggunaan etanol dalam campuran bensin bukanlah hal baru di Indonesia.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamax atau RON 92 menjadi Rp12.500 per liter dari yang sebelumnya Rp12.100 liter.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved