Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG Bulan Ramadhan 1443 H, banyak di manfaatkan warga muslim untuk berziarah ke tempat bersejarah atau mengunjungi situs wisata religi. Tradisi ini ramai dilakukan masyarakat di Provinsi Aceh.
Amatan Media Indonesia, sejak sepekan terakhir, para wisatawan lokal dan dari berbagai daerah di Indonesia, ramai mengunjungi berbagai situs sejarah Islam atau lokasi bekas peninggalan tsunami 26 Desember 2004. Tempat-tempat itu memiliki banyak makna dan penuh sejarah Islam, diantaranya tersebar di Kota Banda Aceh Ibukota Provinsi Aceh, Kabupaten Pidie, Aceh Utara, Aceh Barat dan Aceh Singkil.
Di Banda Aceh misalnya, pengunjung memadati Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Baiturrahim di Ulee Lheue, Makam Syiah Kuala, Museum Tsunami, Museum Nsilamegeri Aceh dan Kapal Apung yang terbawa di tengah perumahan padat saat gelombang tsunami 2004. Wisatawan jaga mengunjungi makam Sultan Iskandar Muda yang dikenal adil dan menguasai Kerajaan Aceh hingga semenanjung Malaysia.
Masjid Raya Baiturrahman adalah peninggalan sejarah Zaman Kerajaan Aceh. Tempat ibadah terbesar ummat muslim di Aceh inselamat tidak diterjang tsunami 17 tahun silam. Sedangkan Syiah Kuala yaitu ulama besar Aceh berkaliber Internasional yang lahir pada tahun 1615 M. Ulama Mufti agung dan Kadhi Malikul Adil pada zaman kerajaan Aceh di bawah pimpinan Sultanah Sri Ratu Safiatuddin hingga Sultanah Sri Ratu Keumalat Syah.
Adapun lokasi wisata religi di Kabupaten Pidie yang banyak penziarah pada musim menjelang bukan puasa inj yaitu Malam Teungku Chik Direubee (Daeng Mansur), dan Makam Potroe Sani di Kecamatan Delima. Teungku Chik Direubee yaitu Ulama penyebar Islam yang juga mertua Sultan Iskandar Muda. Sedangkan Putroe Sani adalah Istri Sultan Iskandar Muda, yang berarti putri dari Teungku Chik Direubee.
Para wisatawan lokal dan luar daerah itu biasanta datang berombongan dan sekeluarga. Mereka umumnya kelompok pengajian, jemaah pesantren sekolah dan lembaga sosial pendidikan lainnya.
Sesuai amatan Media Indonesia dus hari terakhir, sebagian pengunjung tersebut menikmati indahnya malam di bawah payung raksasa halaman Masjid Raya Baiturrahman.
"Paling kurang sempat menunaikan ibadah salat berjemaah sekali waktu di Masjid Baiturrahman. Alangkah baiknya kalau sempat salat Subuh" ujar Farida Hanum, siswi Sekolah Sukma Bangsa Kabupaten Pidie yang datang bersama orang tua dan saudara sekeluarganya, Minggu (27/3).
Catatan Media Indonesia, berwisata religi adalah tradisi masyarakat Aceh dan beberapa wilayah lain di tanah air. Selain menjelang Rsmadan, pada hari Raya Idul Fitri dan setiap Idul Adha juga sering dimanfaatkan untuk berziarah ke tempat bersejarah. (OL-13)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram.
Menyambut bulan suci Ramadan, Bigland Bogor Hotel kembali menghadirkan program berbuka puasa melalui dua konsep utama, yakni “Kurma - Kuliner Ramadan” dan “TAKJIL".
Grand Pasundan Convention Hotel kembali menghadirkan program buka puasa tematik bertajuk Kampung Ramadhan: Jejak Rasa Kuliner Nusantara.
Bertempat di The Square Restaurant, lantai 3 All Sedayu Hotel Kelapa Gading, para tamu dapat menikmati All You Can Eat Buffet Ramadan dengan sajian utama khas Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved