Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Alor kini memiliki gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Gedung milik Kementerian Agama Kabupaten Alor yang dibangun dengan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2021 telah diresmikan Bupati Alor, Amon Djobo.
Dengan kehadiran gedung baru tersebut, maka Kabupaten Alor pertama di Nusa Tenggara Timur yang memiliki Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu.
Kepala Kanwil Kemenag NTT, Reginaldus S.S. Serang melalui rilis yang diterima mediaindonesia.com, Minggu (27/3) memberikan apresiasi kehadiran PLHUT Kemenag Kabupaten Alor.
"Dengan kekuatan besar untuk memberi apresiasi atas suksesnya pembangunan gedung ini maka para Kankemenag Kabupaten kota yang ada di Nusa Tenggara Timur ini bisa belajar di Alor sebagai tempat persemaian toleransi dan persaudaraan," jelasnya
Ia pun mendorong pemda juga dapat mengawasi jalannya tata laksana Kementerian Agama di daerah agar saling berkolaborasi sehingga dapat berjalan pada rel yang semestinya. Menurutnya, Kementerian Agama adalah instansi vertikal yang memiliki tugas melaksanakan pembangunan di bidang agama melalui dua fungsi utama, yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan.
"Kami tentu sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Alor yang sangat peduli membantu Kementerian Agama Kabupaten Alor untuk perbaikan gedung dan sarana prasarana Kantor Kemenag Alor," ucap Reginaldus.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Awaludin Husain mengaku pemerintah daerah selama ini selalu mendukung program pembangunan bidang agama di daerah.
"Gedung megah ini berdiri dan menjadi yang pertama di NTT. Terima kasih untuk semua bentuk dukungannya bagi kami di bumi Persaudaraan, Tanah Terjanji, Surga Di Timur Matahari Alor," pungkas dia.
Sementara itu, Bupati Alor, Amon Djobo menegaskan PLHUT Kantor Kemenag Alor merupakan tempat untuk melayani orang. Sehingga ia harapkan dapat dimanfaatkan secara baik untuk melayani banyak orang.
"Orang yang bekerja di tempat ini harus mempunyai hati yang bersih tidak sekedar berdiri gedungnya tapi mempunyai dampak dan nilai tambah bagi calon jamaah haji," tegasnya.
Ia pun meyakini kehadiran gedung PLHUT ini juga jawaban atas gagasan Pemda Alor untuk memberangkatkan tokoh agama Muslim ke tanah suci untuk umrah. Selain itu, Pemda Alor juga akan memberangkatkan para tokoh agama Kristen ke Yerusalem.
"Tahun ini kami akan berangkatkan tujuh orang dari muslim, sembilan orang dari Kristen, dan satu orang dari Hindu. Saya berharap dengan memberangkatkan para pemimpin agama ke Mekah, Yerusalem dan tempat suci lainnya, hal itu akan memberikan kebaikan, keberkahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Alor," pungkas Bupati Alor ini. (OL-13)
Baca Juga: Wali Kota Lambert Ingatkan Siapapun Ketua PWI Sorong Utamakan Persatuan
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Banyaknya hadiah yang disiapkan dalam event kali ini mendapat sambutan hangat dan sorak-sorai dari ribuan peserta.
Melalui event ini Sahid Tour menegaskan komitmennya membangun ekosistem layanan haji dan umrah yang berkelanjutan.
DANANTARA Indonesia resmi mengakuisisi hotel dan real estat di kawasan Mekah, Arab Saudi memperoleh apresiasi.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Keberangkatan Mirwan bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah memicu sorotan publik.
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved