Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
MENYAMBUT datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar tradisi blangikhan atau mandi bersih di kali Batu Putuk, Jumat (25/3/2022).
Tradisi ini merupakan salah satu warisan adat budaya yang dilakukan oleh bujang-gadis atau yang biasa disebut dengan bahasa Lampung Muli Mekhanai.
Baca juga: Isbat Awal Ramadan 1443 H, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal di 101 Titik
Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Fahrizal Darminto mengatakan kegiatan blangikhan atau mandi bersama di sungai merupakan simbol penyucian hati dalam menghadapi ramadan agar dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar.
"Jadi ini filosofinya tinggi. Sebelum masuk bulan puasa kita bersihkan hati, bersihkan niat, simbolnya dengan mandi," ujar Sekda Lampung Fahrizal Darminto.
Fahrizal menuturkan blangikhan merupakan budaya turun menurun yang diwariskan oleh leluhur yang dilakukan setiap tahunnya. "Ini kan melestarikan adat istiadat masyarakat Lampung dalam menyambut ramadan," katanya.
Ia berharap ke depan tradisi blangikhan bisa dikembangkan menjadi festival untuk meningkatkan pariwisata Lampung. "Harapannya kita bisa kembangkan menjadi festival untuk menarik wisatawan," ujar dia.
Prosesi blangikhan dilakukan para muli (bujang) dan mekhanai (gadis) di aliran sungai. Prosesi diawali dengan pemecahan kendi yang di dalamnya terdapat air yang diambil dari 7 mata air di Lampung.
Salah satu mekhanai Lampung, Nerissa Arviana Santika mengaku senang mengikuti acara blangikhan.
Selain bisa mengenal lebih jauh adat istiadat warisan terdahulu, juga bisa ikut ambil bagian menjadi salah satu peserta acara yang sangat sakral ini.
Baca juga: Desa Jetis Manfaatkan Lokasi Tambak Garam Sebagai Destinasi Wisata
"Bagus yah karena kebudayaan yang turun menurun, semoga bisa tetap dilestarikan," katanya.
Acara blangikhan dihadiri juga oleh mantan gubernur Lampung dan seluruh pemuka dan tokoh adat Lampung serta forkopimda dan warga. (Mhd/A-3)
Adapun Merti Bumi kali ini mengusung tema “Tulus Wigati Trustha ing Widhi,” yang berarti ketulusan, kesungguhan, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Patung paling besar berwarna hitam khas kayu ulin (bulin) berukuran tinggi sekitar empat meter bernama Patih Bajulin, dewa pelindung suku Dayak Deah.
Ketua Umum Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Gede Narayana, mengatakan bahwa ritual abhiseka dan parisuda agung paripurna merupakan upaya memuliakan Candi Prambanan.
Perlu diketahui, Rabu Wekasan jatuh pada hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriah. Karena kalender Hijriah adalah kalender lunar (berdasarkan siklus bulan)
Dalam kepercayaan sebagian masyarakat Jawa, Rabu Wekasan dianggap sebagai hari yang kurang baik atau penuh dengan kemalangan, sehingga perlu dilakukan beberapa amalan atau ritual
Ritual adat merupakan tradisi masyarakat Dayak untuk meminta izin kepada leluhur mereka sebelum mendirikan kampung atau bangunan di tanah mereka.
Curah hujan tinggi pada Jumat (29/8) malam hingga Sabtu (30/8) hingga dini hari mengakibatkan banjir bandang dan longsor
Kondisi jembatan yang diperlihatkan dalam video tersebut sangat memprihatikan. Jembatan gantung itu sudah rusak parah dengan kondisi besi patah, papan hilang, dan tali pengikat kendor.
Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, memastikan seluruh civitas hospitalia akan menandatangani pakta integritas sebagai komitmen bersama menciptakan pelayanan bersih dan bebas pungli.
Penggunaan dan peredaran senjata api ilegal di Provinsi Lampung merupakan ancaman serius bagi keamanan masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia.
Sebagai bagian dari Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung juga memusnahkan 50 pucuk senjata api rakitan (senpira) dan 85 butir amunisi dengan cara digerinda.
Sejak 8 Agustus 2025, ribuan kilogram beras telah disalurkan kepada masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved