Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN ekstrem yang terjadi di wilayah Jawa Tengah (Jateng) selatan membuat sejumlah kabupaten dilanda bencana hidrometeorologi. Di Banyumas banjir menerjang delapan desa di tiga kecamatan. Di Kebumen banjir juga melanda dua kecamatan. Di Banjarnegara dilaporkan terjadi bencana tanah longsor.
Di Banyumas, banjir terjadi di delapan desa dalam tiga kecamatan yakni Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak. Di Kemranjen, banjir sempat merendam jalan nasional penghubung antara Purwokerto-Yogyakarta sejak Selasa
(15/3) dini hari hingga pagi. Pada siang hari banjir sudah surut, tetapi ada beberapa truk yang terperosok, sehingga lalu lintas mengalami ketersendatan.
Sementara banjir terparah di Desa Gebangsari, Kecamatan Tambak. Menurut Kepala Desa Eko Adi Purwanto, di wilayahnya ada 1.100 rumah dan hampir semua terdampak banjir. "Ada 2.500 jiwa yang terdampak. Sampai sekarang yang mengungsi sebanyak 1.700 jiwa," jelas Kades saat ditemui di Posko Pengungsian Desa Gebangsari.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan ada delapan lokasi banjir di Banyumas. Sementara untuk titik pengungsian ada lima lokasi. "Penyebab banjir ialah curah hujan yang tinggi. Apalagi, hujan berlangsung selama 10 jam. Ini membuat sungai meluap dan tanggul jebol," katanya.
Pengamat cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa hujan memang masuk kategori ekstrem. "Di wilayah Banyumas, dari data pengukuran alat, curah hujan mencapai 258 milimeter (mm). Itu masuk kategori ekstrem, karena standar di atas 150 mm dalam 24 jam," jelas Teguh.
Dari Kebumen dilaporkan, curah hujan yangh tinggi juga mengakibatkan banjir. Banjir setidaknya terjadi di dua kecamatan yakni Ayah dan Rowokele. "Banjir terparah ada di Kecamatan Ayah yang menimpa delapan desa. Ketinggian banjir ada yang mencapai satu meter," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kebumen Totok Ari Setiyanto.
Di Kecamatan Ayah, lanjutnya, ada 211 jiwa mengungsi yang terdiri atas lansia 27 orang, 33 balita, dan 151 warga dewasa. "Data masih terus kami perbarui untuk pendataan. Ada beberapa juga jembatan yang miring tidak bisa dipakai, longsor, dan rumah roboh," ujarnya.
Sedangkan dari Banjarnegara dilaporkan ada 12 titik longsor dan 1 titik gerakan tanah. Longsor menyebar di sejumlah kecamatan di antaranya Mandiraja, Pagedongan, Bawang, Purwanegara, Susukan, dan Pejawaran. Sedangkan tanah bergerak di Desa Lebakwangi, Kecamatan Pagedongan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (OL-14)
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
KAPOLDA Jawa Tengah (Jateng), Ribut Hari Wibowo, memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran 2026 di wilayahnya hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved