Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI dan perajin kopi yang tergabung dalam UMKM Pribumi di Purbalingga, Jawa Tengah, mengekspor kopi jenis Robusta ke Mesir. Adapun kopi yang diekspor ke Mesir memiliki kualitas tinggi.
Pada ekspor perdana, terdapat 38,4 ton atau dua truk kontainer yang dikirim. Peluncuran ekspor perdana ditandai prosesi pecah kendi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Agus Winarno pada Rabu (2/3) kemarin.
Ketua UMKM Pribumi Muhajirin menyebut kopi yang diekspor dalam bentuk green bean atau biji kopi mentah. Untuk pasokan biji kopi berasal dari petani kopi di berbagai kabupaten, termasuk Purbalingga.
Baca juga: Ridwan Kamil Siap Lepas Ekspor Kopi Garut ke Belanda Senilai Rp4 M
"Kami sudah kontrak, sudah MoU dengan buyer dari Mesir. Per bulan itu 10 sampai 15 kontainer. Kontrak sampai satu tahun. Kami mampu karena punya jejaring, tidak hanya di Purbalingga," tuturnya.
Pemkab Purbalingga mengapresiasi ekspor perdana kopi Robusta dari Purbalingga. "Mudah-mudahan perdananya ini ada kelanjutannya sampai never ending," ujar Agus dalam sambutannya.
Menurutnya, pasar menjadi hal yang penting dalam bisnis, termasuk sektor kopi. Sebagus apapun produk, jika tidak bisa menjual, sulit untuk memperoleh keuntungan.
"Dengan adanya ekspor, meski masih gabungan dari berbagai kabupaten, kami berharap lama-lama akan didominasi oleh produk kita (Purbalingga)," pungkasnya.
Baca juga: Harga Daging Sapi dan Ayam di Temanggung Stabil
Ekspor perdana ini juga menandakan bahwa kebutuhan kopi di pasar global semakin meningkat. Pihaknya pun siap mendorong agar petani memproduksi kopi dengan kualitas terbaik.
Terdapat sejumlah daerah di Purbalingga yang dikenal sebagai penghasil kopi. Seperti, Kecamatan Karangjambu, Karangreja, Karangmoncol dan Rembang. Sebagian petani menanam kopi baik di lahan sendiri, namun ada pula yang memanfaatkan lahan kerja sama dengan Perum Perhutani.
"Sejauh ini, kopi Purbalingga ada yang dipasarkan secara lokal dan ada yang diekspor. Tetapi, ekspornya tidak secara langsung seperti ini," tutup Agus.(OL-11)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved