Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI pasar minyak goreng (migor) di daerah di Jawa Tengah berlanjut, namun harga migor di tingkat pengecer di pasaran masih diatas harga eceran tertinggi (HET). Kepolisian Daerah (Polda) Jateng juga tidak menemukan adanya penimbunan.
Pemantauan mediaindonesia.com, Selasa (22/2) harga migor di berbagai pasar tradisional di daerah di pantura Jawa Tengah masih di atas HET. Para pedagang mengaku sulit mendapatkan migor sesuai ketetapan pemerintah satu harga, sehingga tidak dapat menjual dengan harga sesuai HET.
Harga migor curah di beberapa pasar tradisional dijual Rp12.500-Rp16.000 per liter di atas HET Rp11.500 per liter. Migor kemasan sederhana dijual Rp15.000-Rp17.000 per liter dan migor kemasan premium masih di atas Rp18.000 per liter. Padahal, operasi pasar telah dilakukan sejak beberapa hari ini.
"Saya membeli migor curah di Pasar Peterongan Semarang Rp11.500 per liter, sehingga saya jual kembali Rp12.500 per liter dengan mengambil untung Rp1.000 per liter. Untuk modal transportasi," kata Juariah,60, pedagang sembako di Pasar Waru Semarang.
Pembelian migor curah, ditambahkan Khayanah, 45, pedagang lain di Pasar Johar Darurat, juga dibatasi hanya dua jeriken sehingga banyak konsumen yang tidak dapat terlayani dan dijatah paling banyak dua liter per konsumen. "Minyak goreng sesuai HET ada tapi belum banyak dan merata," tambahnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindusterian dan Perdagangan, Jawa Tengah Mochamad Santosa mengatakan, tujuan operasi pasar untuk menstabilkan harga dan mengatasi kelangkaan minyak goreng agar sesuai HET, sehingga operasi pasar masih akan dilanjutkan di berbagai daerah di Jawa Tengah.
Sebelumnya, Kepala Subbid 1 Indaksi Ditreskrimsus Polda Jateng Ajun Komisaris Besar Rosyid Hartanto mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya penimbunan oleh distributor. Namun, adanya pengoplosan migor di daerah Kudus yang berhasil dibongkar petugas dan dua orang ditetapkan tersangka.
"Jika warga menemukan adanya penimbunan minyak goreng laporkan ke kami, petugas akan lakukan pengusutan," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Polda Sumut Dalami Temuan Jutaan Liter Migor di Deliserdang
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Warga membeli berbagai kebutuhan pokok saat operasi pasar di Kota Kediri, Jawa Timur.
Operasi pasar ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya menjelang hari raya
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved