Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah diminta membudidayakan tanaman pertanian yang berorientasi ekspor. Dengan demikian, kesejahteraan petani ikut terangkat.
"Saya kepengin mengajak petani menjadi orang kaya, lebih sejahtera, melalui budidaya komoditas pertanian berorientasi ekspor," ujar anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Asfirla Harisanto, selama reses pada masa persidangan kedua tahun 2021/2022 untuk menjaring dan menampung aspirasi konstituennya di Dapilnya (Banyumas dan Cilacap), Kamis (17/2).
Pada hari ketiga ini, Asfirla telah melakukan reses di Desa Gunungwetan Kecamatan Jatilawang, Banyumas serta di Desa Cijati Kecamatan Cimanggu dan Sepatnunggal Kecamatan Majenang Cilacap.
Dia juga mengajak praktisi pertanian komoditas ekspor dan UMKM Drs. Sutomo, untuk transfer teknologi budidaya hingga manajemen ekspor.
"Saya lihat banyak komoditas pertanian Banyumas dan Cilacap yang bisa ditingkatkan untuk diekspor sehingga nilainya lebih menguntungkan petani. Ada gula aren Cimanggu, ada juga Porang, jahe dan lain-lain," jelas Asfirla.
Selaku wakil masyarakat Banyumas dan Cilacap di DPRD Jateng, Asfirla siap mendukung dan memberikan bantuan yang diperlukan oleh petani di Dapilnya.
Baik aspek budi dayanya, pengolahannya (teknologi dan peralatan) menjadi produk siap ekspor hingga akses perbankan untuk memenuhi permodalan mereka.
"Nanti pak Tomo akan menjelaskan seluk beluk ekspor komoditas pertaniannya. Bahkan saya pun siap menghadirkan pak Tomo untuk semacam kursus singkat mengajari panjenengan semua," janjinya.
Selain mengajak masyarakat untuk menaman pertanian yang berorientasi ekapor, Asfila juga mengajak masyarakat untuk membahas ekonomi kreatif.
"Ekonomi kreatif juga harus kita bahas dan kita tingkatkan, karena pertumbuhan ekonomi kreatif dimasa pandemi ini sangat diperlukan. Kita siap memfasilitasi masyarakat," tandasnya.
Dalam kesempatan reses masa persidangan kedua Tahun 2021/2022 ini, Asfirla juga menyetujui beberapa aspirasi dan meminta segera diajukan proposalnya, diantaranya pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, pariwisata.
Selain itu, juga ada aspirasi terkait pendidikan, ekonomi, kepemudaan, RLTH dan bidang keagamaan.
Salah satunya yang disampaikan Kepala Desa Gunungwetan, Jatilawang, Banyumas, Cadem Cahyati, yakni pembangunan jalan beton sepanjang 2 KM, yang memperpendek jarak desanya ke Cilacap.
"Kenapa jalan beton? Karena kalau aspal cepat mengelupas sejalan kontur tanahnya," katanya. (OL-13)
Baca Juga: Gerakan Melawan Stunting HaloPuan Digelar di Kabupaten Bandung
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
BPDP Kementerian Keuangan fokus melaksanakan program peremajaan perkebunan kakao dengan target 5.000 hektare secara nasional pada 2026.
Momentum AOE 2026 menjadi ajang forum bisnis yang mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.
Penyumbang inflasi tertinggi adalah awang merah 0,04 persen, telur ayam 0,03 persen. Karena itu, Pemprov Jatim menggelar pasar murah untuk menurunkan harga telur dan bawang merah.
Upaya memperkuat sistem komoditas berkelanjutan di Indonesia terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas lanskap yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Generasi muda sawit harus dibekali keterampilan teknis, manajerial, hingga digital sehingga mampu menghadapi tantangan industri 4.0 dan memperkuat daya saing global.
Simposium tentang Komoditas, Modal, Konektivitas: Tiga Keunggulan Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved