Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEIKUTSERTAAN pasangan usia subur (PUS) sebagai akseptor KB aktif di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah mencapai kisaran 77,08%. Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) setempat pun terus menggenjot agar PUS yang belum menjadi akseptor bisa segera melaksanakannya.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Cianjur, Heri Supardjo, menjelaskan jumlah PUS di Kabupaten Cianjur sekitar 163 ribu pasangan. Masih terdapat sekitar 88 ribu PUS yang belum menentukan kebutuhan pilihan sebagai akseptor aktif.
"Masih ada PUS sekitar 22,92% yang dikategorikan unmet need atau belum menentukan metode KB yang dibutuhkan. Jumlahnya sekitar 88 ribuan," kata Heri, Rabu (9/2).
Bagi Heri, masih ada PUS yang belum mementukan kebutuhan pilihan tentu menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tugas dan peran penyuluh KB akan lebih dimaksimalkan agar ke depan bisa mencapai target capaian akseptor KB. "Mudah-mudahan bisa secepatnya kami menuntaskan PUS yang dikategorikan unmet need ini," terang Heri.
Akseptor aktif di Kabupaten Cianjur cukup bervariatif menggunakan alat kontrasepsi atau metode kontrasepsi jangka panjang. Misalnya pasektomi, tubektomi, IUD, maupun implan. "Ada juga yang durasinya jangka pendek, misalnya untuk satu bulan atau tiga bulan seperti suntikan. Ada yang lebih pendek lagi seperti kondom," tuturnya.
Kategori PUS, kata Heri, di kisaran usia 15-45 tahun dengan indikator untuk kalangan perempuan. Kalau untuk kalangan lelaki, di atas usia 45 tahun masih bisa dikategorikan produktif.
"Kalau perempuan kan dilihat dari masa kesuburan. Kalau di atas usia 45 tahun rata-rata perempuan itu sudah menopause. Tapi ada juga perempuan yang usianya di atas 45 tahun belum menopause," ungkapnya.
Heri menuturkan KB merupakan kebijakan program strategis nasional dalam rangka pengendalian penduduk. Di antaranya strateginya yakni meningkatkan dan memantapkan akseptor KB, meningkatkan potensi desa untuk KB, dan mendorong terbentuknya Kampung KB.
"Kalau tiga strategi ini sudah terealisasi, maka program Keluarga Berencana itu sudah bisa mandiri karena sudah bisa dilaksanakan masyarakat bawah," sebutnya.
Salah satu tempat di Kabupaten Cianjur dijadikan sebagai Kampung KB rujukan tingkat nasional. Lokasinya berada di Kecamatan Sukanagara. "Namanya Kampung KB Pelangi. Di sana semua program berjalan dengan lancar," pungkasnya. (OL-15)
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
TIGA hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok terutama daging sapi 19 Maret 2026 di Pasar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan yakni Rp180 ribu per kilogram.
Keberadaan cosplayer merupakan hak istimewa yang diberikan oleh pemerintah kota yang harus dijaga keberlangsungannya.
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda rutin, tapi cara menjaga ingatan
PELAYANAN keluarga berencana (KB) berkualitas dapat ditingkatkan dan dijangkau hingga pelosok melalui beragam inovasi.
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
SEJAK kali pertama diluncurkan ke tengah masyarakat sebagai kontrasepsi pilihan kaum pria, vasektomi belum menggapai kata manis.
Kebijakan yang mengaitkan vasektomi dengan penerimaan bansos berpotensi melanggar prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia dan kesukarelaan dalam program Keluarga Berencana (KB).
Dalam satu tahun hanya ada 15 pria yang menjalani program KB vasektomi.
Untuk target peserta KB baru di tahun 2025 masih menunggu dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved