Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CURAH hujan tinggi menyebabkan banjir dengan ketinggian 20-90 centimeter melanda tiga kecamatan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Setidaknya ada 11.079 jiwa (3.252 keluarga) terdampak serta ratusan orang mengungsi.
Pemantauan Media Indonesia hingga Selasa (8/2) sebanyak 22 desa di tiga kecamatan yakni Siwalan, Sragi dan Tirta, Kabupaten Pekalongan dilanda bencana banjir setinggi 20-90 centimeter, ratusan warga terpaksa bertahan di pengungsian karena rumahnya tidak dapat ditempati.
Berdasarkan data diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan menyebutkan jumlah pengungsi akibat banjir tersebut mencapai 147 jiwa yakni di SD Begeri Purwodadi 50 orang, Masjid Purwodadi 37 orang dan Sekolah MI Purwodadi 60 orang serta sebuah jembatan di Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan runtuh.
"Ada 11.079 jiwa atau 3.242 keluarga terdampak banjir yang diakibatkan tingginya intensitas hujan melanda kawasan ini selama dua hari," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo.
Secara keseluruhan banjir merendam 2.636 rumah, lanjut Budi Rahardjo, namun kondisi terparah terdapat di Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi karena ketinggian air capai 90 centimeter hingga ratusan warga terpaksa mengungsi dan mengantisipasi adanya korban jiwa disiapkan tim khusus untuk evakuasi.
Selain itu, demikian Budi Rahardjo, petugas gabungan dari BPBD, TNI dan Polri serta relawan terus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. "Beberapa dapur umum juga didirikan di desa terdampak," tambahnya.
Hasil inventarisasi terhadap bencana tersebut, ungkap Budi Rahardjo, banjir yang melanda sejak sehari lalu merendam 13 desa di Kecamatan Siwalan, tiga desa di Kecamatan Sragi dan enam desa di Kecamatan Tirto sehingga ada 22 desa terdampak.(OL-13)
Baca Juga: Identitas Korban Tewas Penabrak Pembatas Jalan di Senen Masih Misteri
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved