Jumat 04 Februari 2022, 16:30 WIB

Pemkab Pangandaran Tetap Laksanakan PTM 100%

Kristiadi | Nusantara
Pemkab Pangandaran Tetap Laksanakan PTM 100%

Antara/Adeng Bustomi.
Siswa kelas III antre mencuci tangannya sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jabar.

 

PEMERINTAH Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dengan menggunakan 100% ruang kelas. Pelaksanaan belajar tersebut mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi korona.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin, mengatakan, untuk sekarang daerahnya kembali menerapkan PPKM level 2 karena capaian vaksinasi covid-19 mengalami penurunan dan bukan dari lonjakan kasus tetapi dosis kedua belum mencapai target 70%. Penurunan level 2 tidak memengaruhi pelaksanaan PTM di sekolah.

"Kami menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 dan pelaksanaan pembelajar tatap muka (PTM) di sekolah juga mengacu pada SKB 4 Menteri yang tetap menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) 100%. Ini karena syarat di Pangandaran juga sudah terpenuhi," katanya, Jumat (4/2/2022).

Ia mengatakan, penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Pangandaran saat ini masih dalam kategori dapat dikendalikan dan memastikan pelaksanaan pembelajaran (PTM) di sekolah tetap akan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Dari data dari Dinas Kesehatan dalam dua hari terkahir terdapat penambahan dua kasus terkonfirmasi positif covid-19 tetapi mereka menjalani isolasi mandiri.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, mengatakan, untuk kasus terkonfirmasi positif covid-19 di wilayahnya ada dua pasien diduga terpapar dari saudaranya yang datang dari luar kota. Namun, keduanya sekarang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Baca juga: Langgar Prokes, Mal Festival Citylink di Kota Bandung Ditutup

"Kabupaten Pangandaran telah melakukan vaksinasi booster untuk masyarakat dan vaksin yang tersedia mencapai 1.200 dosis. Semua sudah didistribusikan ke setiap puskesmas. Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan bisa mendatangi puskesmas untuk vaksinasi dosis ketiga dan jenisnya Pfizer," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/PANCA SYURKANI

10 Band Lokal Buleleng Tampilkan Seni Musik Bernuansa Cagar Budaya

👤Arnoldus Dhae 🕔Kamis 30 Juni 2022, 17:45 WIB
Dengan adanya lomba cipta lagu cagar budaya ini diharapkan mampu untuk melestarikan warisan seni dan kebudayaan, khususnya di...
ANTARA

Tim SAR Hentikan Pencarian, 5 ABK LCT Anugerah Indah Dinyatakan Hilang

👤Denny S 🕔Kamis 30 Juni 2022, 17:30 WIB
Kapal yang berlayar dari pelabuhan Muara Banjar, Kalsel, tujuan Samarinda, Kaltim, ini membawa 11...
MI/DWI APRIANI

Festival Sriwijaya XXX Bangkitkan Pariwisata Sumsel

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 30 Juni 2022, 17:15 WIB
Rasa optimisme itu diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru saat membuka Festival Sriwijaya XXX Tahun 2022 di Halaman Museum Sultan Mahmud...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya